Wapres Iran: AS dan Eropa Tidak Punya Pilihan Selain Terima JCPOA
Wakil Presiden Urusan Ekonomi Republik Islam Iran menilai sanksi dan tekanan ekonomi sebagai senjata terakhir yang digunakan Amerika Serikat bersama Eropa, dan mengatakan, "Pada tahap saat ini, mereka tidak punya pilihan selain menerima JCPOA,".
Mohsen Rezaei, Wakil Presiden Urusan Ekonomi Republik Islam Iran dalam pidatonya sebelum khotbah salat Jumat di Shiraz hari Jumat (26/8/2022) mengatakan, "Banyak negara di dunia sedang mencoba untuk menjalin hubungan perdagangan dengan Iran, padahal perundingan JCPOA belum membuahkan hasil,".
"Musuh berusaha untuk menguasai Iran dan negara-negara lain di kawasan yang berpenduduk lebih dari 500 juta orang, karena mereka takut Iran menjadi negara yang kuat dan mandiri," ujar Rezaei.
"Perdagangan dan transit barang adalah masalah penting pemerintah. Pendapatan devisa telah berlipat ganda. Di bidang ekspor minyak, meskipun fakta bahwa sanksi terus berlanjut dan JCPOA belum mencapai hasil, tapi ekspor nonmigas telah membuat lompatan besar dan banyak negara telah menerima barang-barang dari Iran," tegasnya.(PH)