Iran: AS Tidak sedang Menumpas Daesh
Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, Amerika Serikat tidak sedang menumpas kelompok teroris Takfiri Daesh.
Hossein Amir Abdollahian mengatakan hal itu kepada wartawan IRIB, Rabu (20/7/2016), ketika menjelaskan kebijkan-kebijakan baru AS di Irak.
"AS sedang mengatur kelompok teroris Daesh di Irak dan tidak sedang menumpas mereka," imbuhnya.
Ia lebih lanjut menyinggung posisi poros Muqawama (perlawanan) di kawasan khususnya di Lebanon dan Palestina.
"Muqawama saat ini berada dalam kondisi yang terbaik," ujarnya.
Amir Abdollahian juga menyinggung krisis di Yaman dan kelanjutan agresi militer Arab Saudi ke negara tetangganya itu.
"(Krisis) Yaman tidak bisa diselesaikan dengan cara militer dan para pejabat Arab Saudi tidak akan mencapai hasil dari agresinya, kecuali hanya menyebabkan pembunuhan terhadap perempuan, anak-anak dan masyarakat tak berdosa serta penghancuran insfrastruktur negara ini," jelasnya.
Di bagian lain statemennya, Asisten Khusus Ketua Parlemen Iran menyinggung transformasi di Bahrain khususnya langkah rezim Al Khalifa yang menangkap dan mengadili Sheikh Ali Salman, Sekretaris Jenderal Komunitas Islam Nasional al-Wefaq serta pencabutan kewarganegaraan Sheikh Isa Qassim, ulama besar di negara ini.
"Sayangnya, para pejabat Bahrain mengedepankan cara-cara yang tidak efisien dan dengan kekuatan ketimbang dialog, demokrasi dan pemenuhan hak-hak rakyat," pungkasnya. (RA)