Atwan: Iran Satu-satunya Aktor yang Ditakuti Israel
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i195384-atwan_iran_satu_satunya_aktor_yang_ditakuti_israel
Pars Today – Analis terkemuka dunia Arab menekankan: Orang-orang Iran untuk membela sekutu-sekutu mereka di Hizbullah Lebanon, telah membajak Tel Aviv.
(last modified 2026-08-22T10:49:48+00:00 )
Aug 22, 2026 17:42 Asia/Jakarta
  • Abdel Bari Atwan
    Abdel Bari Atwan

Pars Today – Analis terkemuka dunia Arab menekankan: Orang-orang Iran untuk membela sekutu-sekutu mereka di Hizbullah Lebanon, telah membajak Tel Aviv.

Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, Abdul Bari Atwan, pemimpin redaksi surat kabar trans-regional Rai Al-Youm, dalam sebuah analisis, menilai serangan-serangan udara Israel ke bandara "Abu al-Duhur" di Idlib tidak hanya sebagai agresi terhadap Suriah, tetapi juga sebagai penghinaan besar terhadap umat Islam dan pemerintah Turki, dan bertanya: Mengapa ketika Iran dengan rudal-rudalnya telah mengguncang Tel Aviv, Ankara bahkan tidak mengusir duta besar Israel?

 

Bandara Abu al-Duhur; Titik Akhir Pembenaran Ankara

 

Abdul Bari Atwan dengan menyatakan bahwa ia terkejut dengan diamnya Turki dalam menghadapi serangan-serangan Israel ke Idlib, mengatakan: "Delapan serangan udara ke bandara Abu al-Duhur adalah puncak penghinaan, Turki yang menganggap dirinya sebagai pelindung dan ayah spiritual Suriah, apa yang dilakukannya terhadap agresi ini? Mengatakan; 'Ini bukan tanah Turki dan kami tidak ingin jatuh ke dalam perangkap Netanyahu,' adalah pelarian dari kenyataan. Jika serangan-serangan ini, pendudukan Suriah selatan, dan pemboman Damaskus bukanlah agresi, lalu apa yang dimaksud dengan agresi?"

 

"Pakta Makkah"; Papan Nama Besar yang Gagal dalam Ujian

 

Analis terkemuka ini dengan merujuk pada "Pakta Makkah" (koalisi Turki, Arab Saudi, dan Pakistan) menekankan: "Serangan-serangan Israel ini adalah ujian praktis pertama untuk pakta tiga pihak ini. Bukankah agresi ini membuktikan bahwa pakta ini hanyalah omong kosong? Jika Anda tidak dapat mencegah serangan ke Idlib, bagaimana Anda mengklaim membela Makkah, Madinah, atau Pakistan? Kesepakatan ini tidak memiliki nilai praktis dan hanya sebuah pertunjukan politik."

 

Atwan dalam kritik tajamnya terhadap kebijakan-kebijakan Turki menambahkan: "Pemerintah Turki terus-menerus berbicara tentang pemerintahan Umayyah dan bangga shalat di Masjid Umayyah, Orang-orang Umayyah mengibarkan panji Islam, tetapi apa yang Anda lakukan? Alih-alih menyerang Israel, Anda menyerang Suriah dan mengirim drone-drone Anda ke Ukraina. Mengapa Anda tidak mengirimkan setidaknya satu rudal atau senjata pertahanan untuk tentara Suriah? Mengapa Anda tidak menggunakan peralatan pertahanan canggih yang Anda miliki untuk melindungi wilayah udara Suriah?"

 

Iran; Satu-satunya Aktor yang Ditakuti Israel

 

Analis dunia Arab di bagian penting dari pernyataannya, merujuk pada peran Iran dan mengatakan: "Lihat apa yang dilakukan orang-orang Iran; mereka untuk membela sekutu-sekutu mereka di Hizbullah Lebanon, telah membajak Tel Aviv. Israel tidak berani menembakkan satu rudal pun ke arah Iran, karena tahu bahwa tindakan ini sama dengan kehancuran total Tel Aviv. Dalam perang 12 hari, Israel diberi pelajaran oleh rudal-rudal Iran yang menargetkan Haifa dan Dimona. Israel mengatakan mereka adalah 'Majusi Iran', tetapi orang-orang Iranlah yang menjaga keamanan Selat Hormuz dan berdiri dalam perang skala penuh melawan Israel."

 

Atwan di akhir laporan ini dengan nada peringatan mengatakan: "Israel menjadi lebih berani di bawah bayang-bayang diamnya Turki dan beberapa pemerintah Islam. Dalam insiden kapal Mavi Marmara, 10 warga Turki tewas tetapi Anda bahkan tidak mengusir duta besar Israel. Kerendahan hati dan pembenaran ini, satu-satunya hasilnya adalah membakar semangat perlawanan di Suriah dan kawasan. Kami sebagai warga Muslim tidak menerima penyerahan ini. Setiap agresi terhadap Suriah adalah agresi terhadap kehormatan dan martabat seluruh umat Islam." (MF)