Bocorkan Dokumen Rahasia, Iran Peringatkan IAEA
Republik Islam Iran menyampaikan peringatan serius kepada para pejabat Badan Energi Atom Internasional (IAEA) seputar penerbitan dokumen rahasia Iran.
Juru bicara Badan Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi dalam wawancaranya dengan chanel satu Iran, Sabtu (30/7/2016) malam, mengatakan Tehran secara resmi dan lisan telah melayangkan peringatan serius kepada IAEA terkait kebocoran informasi rahasia.
"Sejumlah pihak mencoba memanfaatkan informasi rahasia ini untuk kepentingan politik dan menekan Republik Islam Iran," tambahnya.
Rezim Zionis Israel, lanjut Kamalvandi, tidak mengumumkan jumlah bom atomnya meskipun menerima protes dari negara-negara anggota Dewan Gubernur IAEA.
"Masalah ini mengindikasikan bahwa IAEA tidak independen dan bermain politik," tegasnya.
Berbicara tentang rencana mendesain ulang reaktor air berat Arak, Kamalvandi menerangkan bahwa berdasarkan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), desain ulang ini akan melibatkan berbagai negara dan dipimpin oleh Iran dan sekarang konsepnya sudah selesai dan masuk ke tahapan rinci.
Pada hari Jumat, IAEA membantah telah membocorkan informasi rahasia yang berhubungan dengan deklarasi awal Iran dalam pelaksanaan protokol tambahan.
Kantor berita Associated Press baru-baru ini mempublikasikan bagian tertentu dari program jangka panjang pengayaan uranium dan pengembangan program nuklir Iran, di mana rencana ini sebelumnya hanya diketahui oleh IAEA. (RM)