Dunia Mereaksi Baiat Warga Iran kepada Pemimpin Revolusi
-
Warga Iran berbaiat dengan Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei di Bundaran Revolusi, Tehran
Pars Today - Baiat warga Iran secara nasional kepada Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, Pemimpin Ketiga Revolusi Islam Iran, telah mendapatkan refleksi luas di kalangan media dunia dan pengguna media sosial.
Dilansir oleh Pars Today melalui FNA, pada hari Senin (09/03/2026), setelah penunjukan dan pengenalan Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam, lapangan-lapangan utama kota-kota Iran dipenuhi oleh orang-orang untuk bersumpah setia kepada beliau.
Aksi besar-besaran ini mendapatkan refleksi luas di media dan jaringan sosial X, di mana pengguna dan aktivis media membagikan gambar dan video tentang keteguhan rakyat dan persatuan nasional warga Iran.
Dalam hal ini, Ahmed Sulaiman, seorang jurnalis yang tinggal di Inggris menulis, Meidan-e Enghelab atau Bundaran Revolusi Tehran benar-benar dipenuhi oleh orang-orang yang berkumpul untuk menyatakan baiat mereka kepada pemimpin baru Iran, Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, dan mengutuk agresi baru-baru ini oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat.”
Mario Nafel, seorang aktivis media, juga menyoroti kehadiran luas masyarakat di Bundara Revolusi Tehran, dengan mengatakan bahwa sejumlah besar orang sedang menyatakan baiat mereka kepada pemimpin Revolusi Islam.
Sementara itu, halaman berita-analisis ADAM mempublikasikan video momen serangan musuh ke Isfahan, di pusat Iran, dan menulis bahwa warga Iran berdiri dengan bangga sambil dibombardir. Adegan yang luar biasa menunjukkan warga Iran di Isfahan meneriakkan “Allahu Akbar” saat berada di bawah tembakan. Ini adalah iman sejati. Perubahan rezim tidak akan pernah terjadi. Iran lebih bersatu dari sebelumnya.
Russia Today juga melaporkan, “Ledakan dahsyat disiarkan langsung di televisi pemerintah Iran, tepat dari Bundaran Revolusi di Tehran. Warga Iran tidak bergeming dan bahkan menunjukkan perlawanan yang lebih besar, mengibarkan bendera negara mereka dengan lebih kuat.”
Selain itu, gambar-gambar wanita Iran di antara kerumunan ini juga mendapatkan refleksi luas, dan komentar pengguna tentang teriakan wanita Iran yang patriotik terhadap Amerika Serikat dan Israel sangat menarik. Nora, seorang aktivis Afrika, menulis, “Inilah wanita patriotik Iran yang sebenarnya. Bukan kaum monarki yang memohon agar negara dan rakyat mereka dibantai oleh Israel dan Amerika Serikat.”
Gabriel dari Eropa, seorang pengguna media sosial, memposting foto bendera Iran dan menulis, “Solidaritas dengan mereka yang tertindas dan persatuan dalam membela kedaulatan negara mereka menempatkan orang-orang ini di sisi yang benar dari sejarah. Orang Iran adalah pahlawan kami.”
Halaman berita-analisis di Puerto Rico juga menulis, “Dengarkan wanita Iran. Wanita Iran: Amerika dan Israel telah menggali kuburan mereka sendiri dan kami akan mengubur mereka satu per satu.”