Poin-Poin Penting Pesan Ayatullah Khamenei di Hari Guru dan Buruh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189276-poin_poin_penting_pesan_ayatullah_khamenei_di_hari_guru_dan_buruh
Pars Today - Pemimpin Besar Revolusi Islamn menegaskan bahwa guru dan buruh adalah dua tulang punggung bangsa masing-masing di perang budaya dan ekonomi. Setelah Iran berhasil membuktikan diri sebagai kekuatan militer, kini saatnya memenangkan jihad ekonomi dan budaya.
(last modified 2026-05-02T07:24:41+00:00 )
May 02, 2026 14:22 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran
    Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran

Pars Today - Pemimpin Besar Revolusi Islamn menegaskan bahwa guru dan buruh adalah dua tulang punggung bangsa masing-masing di perang budaya dan ekonomi. Setelah Iran berhasil membuktikan diri sebagai kekuatan militer, kini saatnya memenangkan jihad ekonomi dan budaya.

Menurut laporan Pars Today, 2 Mei 2026, penghargaan kepada guru dan buruh tidak boleh sekadar seremonial, tetapi harus nyata: dukung produk dalam negeri, hindari PHK, dan perbanyak interaksi keluarga dengan sekolah. Pemerintah juga wajib mendukung. Optimisme pencapaian ini digantungkan pada doa dan pertolongan Ilahi serta perantaraan Imam Zaman.

Berikut poin-poin penting pesan Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran:

1. Dua pilar kemajuan bangsa: ilmu dan amal

Kemajuan suatu negara bergantung pada dua sayap: ilmu (dari guru) dan amal (dari buruh).

2. Peran strategis guru

Guru bertanggung jawab membentuk pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan identitas generasi penerus.

Perilaku dan ucapan murid di masa depan adalah cerminan dari guru mereka.

3. Peran strategis buruh

Ranah kerja membentang luas: dari rumah, kantor, pabrik, tambang, hingga sektor jasa.

Dua unsur kunci buruh: kerja keras dan komitmen.

4. Iran memasuki babak baru: jihad ekonomi dan budaya

Setelah 47 tahun perjuangan dan terbukti sebagai kekuatan militer, sekarang Iran harus menang di jihad ekonomi dan budaya.

Guru = ujung tombak perang budaya.

Buruh = elemen terpenting dalam perang ekonomi.

5. Guru dan buruh adalah "tulang punggung" bangsa

Keduanya bukan sekadar pekerjaan dengan imbalan upah, tetapi posisi strategis nasional.

Penghargaan kepada mereka harus lebih dalam dan nyata, bukan sekadar seremonial lisan.

6. Dukungan konkret yang diminta dari rakyat

Untuk guru: meningkatkan interaksi keluarga siswa dalam pengelolaan sekolah dan universitas.

Untuk buruh: prioritaskan konsumsi produk dalam negeri.

Untuk pengusaha: hindari PHK, pandang buruh sebagai aset, bukan biaya.

7. Peran pemerintah

Pemerintah wajib mendukung tindakan baik (pro-dukasi dan pro-buruh) semampunya.

8. Penutup: optimisme dengan doa dan pertolongan Ilahi

Iran akan melintasi puncak kemajuan dengan:

- Penguatan identitas Islam-Iran oleh guru.

- Konsumsi produk dalam negeri oleh rakyat.

- Doa restu Imam Zaman (semoga segera muncul).(sl)