Dari Mesin hingga Tambang: Iran Ingin Jadi "Guru" bagi Afganistan dalam Era Pasca-Sanksi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191514-dari_mesin_hingga_tambang_iran_ingin_jadi_guru_bagi_afganistan_dalam_era_pasca_sanksi
Pars Today - Pelaksana Tugas (Plt) Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Afganistan menyatakan kesiapannya untuk mentransfer pengalaman Iran kepada negara tersebut di bidang industri dan pertambangan.
(last modified 2026-06-14T16:48:52+00:00 )
Jun 14, 2026 23:46 Asia/Jakarta
  • Alireza Bigdeli, Plt Kedubes Iran di Kabul dan para pejabat Kamar Industri dan Pertambangan Afganistan
    Alireza Bigdeli, Plt Kedubes Iran di Kabul dan para pejabat Kamar Industri dan Pertambangan Afganistan

Pars Today - Pelaksana Tugas (Plt) Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Afganistan menyatakan kesiapannya untuk mentransfer pengalaman Iran kepada negara tersebut di bidang industri dan pertambangan.

Melansir IRNA, 14 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa dalam pertemuan pada hari Minggu (14/6) antara Alireza Bigdeli, Plt Kedubes Iran di Kabul, beserta rombongan ekonominya, dengan para pejabat Kamar Industri dan Pertambangan Afganistan, pengembangan kerja sama bilateral di bidang industri dan pertambangan dibahas dan dipertukarkan.

Para pejabat Kamar Industri dan Pertambangan Afganistan menekankan pada pemanfaatan efektif kapasitas dan peluang ekonomi bersama antara negara mereka dan Iran, dan mengundang pihak Iran untuk berpartisipasi dalam Pekan Industri dan Pertambangan Afganistan (pameran nasional dan internasional) yang ke-5.

Di sisi lain, Plt Kedubes Iran di Kabul, seraya menekankan kelanjutan hubungan persahabatan antara Iran dan Afganistan, menyatakan kesiapan sektor swasta Iran untuk mentransfer pengalaman, keahlian, dan teknologi modern kepada para investor dan industrialis Afganistan. Ia juga mengumumkan partisipasi perusahaan-perusahaan dan pelaku ekonomi Iran dalam pameran tersebut.

Inisiatif "transfer teknologi" Iran ke Afganistan ini menarik untuk dicermati, apalagi di tengah hiruk-pikuk berita perang dengan AS dan negosiasi yang alot di Islamabad.

Afghanistan saat ini sedang berusaha keluar dari isolasi diplomatik (tidak diakuinya rezim Taliban secara global). Di sisi lain, Iran juga sedang berusaha keluar dari isolasi sanksi (melalui MoU Islamabad). Kedua negara yang sedang dalam proses "reintegrasi" ke kancah internasional ini bertemu dan berbagi pengalaman.(Sail)