Rudal Bahu Hizbullah, Mimpi Buruk Baru Helikopter Israel di Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i189594-rudal_bahu_hizbullah_mimpi_buruk_baru_helikopter_israel_di_lebanon
Pars Today - Langkah Hizbullah Lebanon menargetkan helikopter angkatan bersenjata Israel menandai perubahan situasi di Lebanon selatan. Meski mengalami tekanan, Hizbullah berhasil menciptakan tantangan baru bagi Israel, yang hingga kini belum memiliki jawaban efektif.
(last modified 2026-05-07T06:04:52+00:00 )
May 07, 2026 13:01 Asia/Jakarta
  • Hizbullah menembak helikopter rezim Zionis
    Hizbullah menembak helikopter rezim Zionis

Pars Today - Langkah Hizbullah Lebanon menargetkan helikopter angkatan bersenjata Israel menandai perubahan situasi di Lebanon selatan. Meski mengalami tekanan, Hizbullah berhasil menciptakan tantangan baru bagi Israel, yang hingga kini belum memiliki jawaban efektif.

Dilansir IRNA hari Rabu, 6 Mei 2026, angkatan bersenjata rezim Zionis dalam pernyataan resmi mengakui bahwa sebuah rudal permukaan-ke-udara ditembakkan dari wilayah Lebanon ke arah helikopter angkatan udara rezim tersebut. Serangan ini dilakukan oleh kekuatan Hizbullah.

Insiden Selasa (5/5) petang bukan sekadar tembakan rudal ke helikopter. Peristiwa ini membuktikan bahwa Hizbullah tidak hanya dilengkapi rudal darat-ke-udara, tetapi juga, sebagaimana pernah dijanjikan, memiliki kemampuan untuk mengejutkan militer Israel, lengkap dengan perencanaan matang di baliknya.

Hal ini terjadi padahal rezim Zionis berulang kali mengklaim telah melumpuhkan secara signifikan kapasitas tempur Hizbullah, serta menemukan dan menghancurkan gudang persenjataannya.

Dalam struktur operasi militer rezim Zionis, helikopter memegang peran vital untuk mendukung pasukan darat. Mengingat kondisi geografis Lebanon selatan dan karakteristik perang gerilya di kawasan tersebut, kehadiran helikopter, dengan peralatan radar yang terpasang, berpotensi mengubah dinamika konflik secara luas.

Menyadari pentingnya helikopter dalam konflik Lebanon selatan, rezim Zionis telah membeli helikopter canggih dari Amerika Serikat untuk digunakan dalam operasi terhadap Hizbullah Lebanon bila diperlukan. Namun, sebelum mengerahkan helikopter-helikopter tersebut, rezim Zionis selalu mengkaji risiko serangan, dan bila ancaman dinilai signifikan, mereka akan menahan diri untuk tidak memasukkannya ke medan tempur.

Di sisi lain, mengingat rudal yang ditembakkan ke helikopter rezim Zionis kemungkinan besar termasuk kategori rudal bahu (man-portable), tidak ada batasan signifikan dalam mobilitasnya. Rudal jenis ini dapat diluncurkan dari berbagai titik strategis, sehingga risiko terhadap helikopter rezim Zionis menjadi berlipat ganda.

Oleh karena itu, insiden itu diproyeksikan memaksa angkatan bersenjata rezim Zionis memberlakukan pembatasan serius dalam penggunaan helikopter tempur di kawasan dekat konflik Lebanon selatan. Langkah ini pada gilirannya akan mengubah kalkulasi dan dinamika pertempuran dengan Hizbullah.(Sail)