Analis Palestina: Jalanan Arab Harus Bergema Dukung Gaza, Iran Beri Contoh
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i190642-analis_palestina_jalanan_arab_harus_bergema_dukung_gaza_iran_beri_contoh
Pars Today - Seorang analis Palestina, merujuk pada kejahatan berkelanjutan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat dan Gaza, serta perlunya dunia Arab untuk bergerak, menyatakan bahwa kehadiran rakyat di jalanan Iran menentang proyek AS dan Zionis telah menjadi model yang sukses. Karena itu, jalanan di negara-negara Arab juga harus berubah menjadi medan untuk mendukung rakyat Palestina.
(last modified 2026-06-12T08:08:32+00:00 )
May 30, 2026 15:12 Asia/Jakarta
  • Dukungan warga negara-negara Eropa terhadap Palestina
    Dukungan warga negara-negara Eropa terhadap Palestina

Pars Today - Seorang analis Palestina, merujuk pada kejahatan berkelanjutan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat dan Gaza, serta perlunya dunia Arab untuk bergerak, menyatakan bahwa kehadiran rakyat di jalanan Iran menentang proyek AS dan Zionis telah menjadi model yang sukses. Karena itu, jalanan di negara-negara Arab juga harus berubah menjadi medan untuk mendukung rakyat Palestina.

Dilansir IRNA, 30 Mei 2026, Bassam Abu Sharif, menulis di surat kabar Ray Al-Youm, mencatat bahwa meskipun agresi Zionis semakin intensif di Gaza, Dewan Keamanan tetap diam.

"Apa yang terjadi di Tepi Barat adalah genosida dan pengusiran. Para mediator diam. Mereka harus bertindak. Di Mesir, Qatar, dan Turki, kami melihat demonstrasi pro-Palestina. Semua jalanan Arab harus bergerak untuk menekan para penguasa dan mendukung rakyat Palestina," tulisnya.

Abu Sharif menyoroti bahwa jalanan Iran telah menunjukkan pentingnya gerakan akar rumput dalam perang melawan koalisi Zionis-AS. "Perang Zionis terhadap Iran berasal dari dukungan Revolusi Islam Iran terhadap gerakan perlawanan di Palestina, Lebanon, Irak, Yaman, dan Suriah."

Ia menyerukan respons dengan metode dan taktik yang dapat dipahami musuh, seperti yang saat ini dilakukan oleh para pejuang perlawanan di Lebanon selatan.

Analis Palestina ini secara khusus memuji model Iran sebagai contoh keberhasilan mobilisasi massa. Ia juga mengingatkan dunia Arab bahwa ketidakpedulian hanya akan mengundang lebih banyak kejahatan. Jalanan adalah alat penekan yang efektif untuk mengubah kebijakan.

Di Gaza, rumah-rumah hancur. Di Tepi Barat, tanah disita. Sementara para diplomat berdebat, rakyat jelata harus bersuara. Bassam Abu Sharif menyerukan jalanan Arab untuk bergerak, karena di Iran, jalanan telah membuktikan bahwa perlawanan rakyat dapat mengguncang tatanan yang zalim. Pertanyaannya: mampukah jalanan Arab bangkit? Atau akankah mereka terus terlelap di bawah selimut normalisasi?(Sail)