UNICEF: 11 Anak Lebanon Jadi Korban Setiap Hari dalam Serangan Zionis
-
Anak Lebanon korban serangan rezim Zionis
Pars Today - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) melaporkan bahwa 77 anak di Lebanon gugur atau terluka akibat serangan rezim Zionis dalam tujuh hari terakhir.
Melansir IRNA dari Al-Manar TV pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, UNICEF menyatakan bahwa dalam periode tersebut, rata-rata 11 anak menjadi korban setiap 24 jam, sebuah angka yang menggambarkan urgensi krisis kemanusiaan di Lebanon.
Pernyataan Kunci dan Konteks
UNICEF:
"Dalam tujuh hari terakhir, 77 anak di Lebanon gugur atau terluka—rata-rata 11 anak per hari."
Kementerian Kesehatan Lebanon:
"Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional yang secara eksplisit melindungi tenaga medis. Namun, Israel justru menjadikan mereka target."
Konteks Politik:
- Meskipun gencatan senjata telah diumumkan, rezim Zionis terus melancarkan serangan ke desa-desa dan kota-kota di Lebanon selatan.
- Rumah-rumah dan warga sipil tetap menjadi target, dalam pelanggaran berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata.
- Komunitas internasional dinilai diam dalam menghadapi "mesin pembunuh" rezim ini.
Rincian Korban dan Serangan (Minggu Terakhir)
Maaroub, Tyre: 4 gugur (termasuk 1 relawan medis), dan 5 luka. Serangan ke area permukiman.
Abbassiyeh, Tyre: 3 gugur (termasuk 1 warga Suriah), dan 1 luka. Target warga sipil.
Tayr Debba: 4 gugur, dan 2 luka. Serangan udara ke zona residensial.
Total Kumulatif (2 Maret - 29 Mei 2026): 3.355 warga Lebanon gugur, dan 10.095 warga terluka. Sumber: Kementerian Kesehatan Lebanon.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Di balik setiap angka, ada nama, ada wajah, ada masa depan yang terputus.(Sail)