UNICEF: 11 Anak Lebanon Jadi Korban Setiap Hari dalam Serangan Zionis
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i190640-unicef_11_anak_lebanon_jadi_korban_setiap_hari_dalam_serangan_zionis
Pars Today - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) melaporkan bahwa 77 anak di Lebanon gugur atau terluka akibat serangan rezim Zionis dalam tujuh hari terakhir.
(last modified 2026-05-30T08:14:15+00:00 )
May 30, 2026 15:05 Asia/Jakarta
  • Anak Lebanon korban serangan rezim Zionis
    Anak Lebanon korban serangan rezim Zionis

Pars Today - Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) melaporkan bahwa 77 anak di Lebanon gugur atau terluka akibat serangan rezim Zionis dalam tujuh hari terakhir.

Melansir IRNA dari Al-Manar TV pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, UNICEF menyatakan bahwa dalam periode tersebut, rata-rata 11 anak menjadi korban setiap 24 jam, sebuah angka yang menggambarkan urgensi krisis kemanusiaan di Lebanon.

Pernyataan Kunci dan Konteks

UNICEF:

"Dalam tujuh hari terakhir, 77 anak di Lebanon gugur atau terluka—rata-rata 11 anak per hari."

Kementerian Kesehatan Lebanon:

"Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional yang secara eksplisit melindungi tenaga medis. Namun, Israel justru menjadikan mereka target."

Konteks Politik:

- Meskipun gencatan senjata telah diumumkan, rezim Zionis terus melancarkan serangan ke desa-desa dan kota-kota di Lebanon selatan.

- Rumah-rumah dan warga sipil tetap menjadi target, dalam pelanggaran berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata.

- Komunitas internasional dinilai diam dalam menghadapi "mesin pembunuh" rezim ini.

Rincian Korban dan Serangan (Minggu Terakhir)

Maaroub, Tyre: 4 gugur (termasuk 1 relawan medis), dan 5 luka. Serangan ke area permukiman.

Abbassiyeh, Tyre: 3 gugur (termasuk 1 warga Suriah), dan 1 luka. Target warga sipil.

Tayr Debba: 4 gugur, dan 2 luka. Serangan udara ke zona residensial.

Total Kumulatif (2 Maret - 29 Mei 2026): 3.355 warga Lebanon gugur, dan 10.095 warga terluka. Sumber: Kementerian Kesehatan Lebanon.

Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Di balik setiap angka, ada nama, ada wajah, ada masa depan yang terputus.(Sail)