Di Tengah Krisis Rudal Global, Zelensky Mainkan Kartu Politik yang Cerdik
https://parstoday.ir/id/news/world-i190582-di_tengah_krisis_rudal_global_zelensky_mainkan_kartu_politik_yang_cerdik
Pars Today - Seorang pejabat Rusia menyebut surat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada Donald Trump tentang kekurangan rudal pencegat sebagai "perangkap" yang dirancang untuk memojokkan presiden AS.
(last modified 2026-05-29T07:49:50+00:00 )
May 29, 2026 14:46 Asia/Jakarta
  • Vladimir Rogov, ketua Komisi Urusan Kedaulatan Rusia
    Vladimir Rogov, ketua Komisi Urusan Kedaulatan Rusia

Pars Today - Seorang pejabat Rusia menyebut surat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada Donald Trump tentang kekurangan rudal pencegat sebagai "perangkap" yang dirancang untuk memojokkan presiden AS.

Dilansir IRNA, 29 Mei 2026, Vladimir Rogov, ketua Komisi Urusan Kedaulatan Rusia, menegaskan bahwa surat tersebut merupakan upaya untuk mencampuri agenda politik domestik AS, menempatkan Trump dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Dengan mengirimkan surat itu, kata Rogov, Zelensky mencoba menuduh Trump gagal memberikan bantuan militer kepada Ukraina, tuduhan yang akan segera dimanfaatkan oleh lawan-lawan politik presiden AS.

Namun, jika bantuan dilanjutkan, Trump dapat dituduh membuang-buang uang pembayar pajak dan mengalihkan sistem pertahanan udara yang sangat dibutuhkan Pentagon di Timur Tengah.

Latar Belakang: Surat Zelensky ke Trump dan Kongres AS

Sebelumnya, Dmytro Lytvyn, penasihat Presiden Zelensky, mengumumkan bahwa Zelensky telah mengirim surat kepada Trump dan Kongres AS tentang kekurangan akut sistem pertahanan udara.

Surat itu menyatakan, "Dalam hal mempertahankan diri dari rudal balistik, kami hampir sepenuhnya bergantung pada AS. Tingkat pengiriman saat ini melalui program PURL tidak lagi sesuai dengan kenyataan ancaman yang kami hadapi."

Zelensky secara khusus meminta rudal Patriot PAC-3 dan sistem pertahanan udara tambahan.

Bantuan Ukraina ini muncul setelah serangan Rusia besar-besaran di Kyiv pada 24 Mei yang melukai 92 orang dan merusak hampir 300 bangunan.

Analis Rusia melihat surat Zelensky sebagai "senjata bermata dua." Di satu sisi, surat itu membuat Trump rentan terhadap tuduhan mengabaikan sekutu. Di sisi lain, memberikan bantuan dapat membuatnya rentan terhadap kritik bahwa ia membuang-buang sumber daya AS yang terbatas. Ini adalah langkah catur yang berisiko, tetapi di saat Kyiv tengah berjuang untuk bertahan hidup, setiap langkah adalah pertaruhan.(Sail)