Raad-700: Rudal Hipersonik Taktis Iran Capai Target 700 Km
-
Rudal Raad-700
Pars Today - Angkatan Dirgantara Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menggunakan berbagai jenis rudal balistik selama "Perang Paksaan Ketiga" (Operasi Ramadan) melawan musuh Amerika dan Zionis, serta melancarkan serangan-signifikan terhadap mereka.
Melansir Pars Today, 29 Mei 2026, salah satu rudal yang dalam beberapa tahun terakhir telah dioperasikan oleh Angkatan Dirgantara IRGC adalah rudal balistik Raad-500 (Zohair-1). Kini, dalam perkembangan baru di bidang pengembangan rudal balistik taktis presisi, rudal baru Raad-700 (Zohair-2) telah dikembangkan dan dioperasionalkan.
Gambaran Umum: Evolusi Keluarga Rudal Presisi Iran
Generasi Lama: Fateh-110, Fateh-313, Zolfaghar. Statusnya sudah tidak lagi diproduksi. Rudal ini warisan Syahid Hassan Tehrani-Moghaddam, tulang punggung kemampuan presisi Iran selama bertahun-tahun
Generasi Baru: Raad-500 (Zohair-1). Masih beroperasi. Desain modern, lebih ringan, lebih cepat, lebih presisi; standar baru rudal taktis
Generasi Terkini: Raad-700 (Zohair-2). Operasional (baru diungkap). Dilakukan upgrade mendalam dari Raad 500. Dilengkapi motor roket padat di hulu ledak dan termasuk masuk kategori hipersonik
"Raad-700 bukan sekadar 'Raad-500 yang diperpanjang'. Ia adalah lompatan teknologi yang mengubah sifat fundamental rudal."
Spesifikasi dan Keunggulan Raad-500 (Zohair-1)
Dimensi: Kompak, ringan — mudah diangkut pada peluncur 2-unit (potensi 3-4 unit)
Jangkauan: 500 km (↑ 200 km dari Fateh-110)
Berat: ↓ 50% dibanding Fateh-110 — berkat badan komposit serat karbon
Hulu ledak: ~120 kg bahan peledak canggih (efektivitas setara hulu ledak 450 kg generasi lama)
Material: Badan non-logam + komposit serat karbon (tahan 100 bar, suhu 3.000°C)
Manuver: Peningkatan signifikan — profil penerbangan kompleks & cerdas
Rekam jejak tempur: Berhasil menembus sistem Patriot AS dalam "Perang Paksaan Ketiga"
Raad-700 (Zohair-2): "Fattah Kecil" yang Mengubah Permainan
Apa yang Berubah?
• Dimensi keseluruhan hampir sama dengan Raad 500
• Hulu ledak sedikit lebih panjang + dilengkapi MOTOR ROKET PADAT kecil
• Hasil: Kemampuan MANUVER HIPERSONIK + jangkauan 700 km
Julukan Internal: "Fattah Kecil" (karena kemiripan perilaku penerbangan dengan rudal hipersonik Fattah)
Bukti Efektivitas Tempur:
• Digunakan dalam "Perang Paksaan Ketiga"
• Menargetkan lokasi berkumpulnya pasukan Amerika dalam KURANG DARI 3 MENIT
• Menyebabkan korban jiwa berat & pasti — membuktikan kapabilitas operasional
Status: Belum diresmikan secara publik, tetapi kehadiran dan penggunaannya telah dikonfirmasi dalam struktur tempur IRGC.
Catatan Teknis:
"Motor roket padat di hulu ledak = kemampuan manuver fase terminal.
Ini yang membedakan rudal 'cepat' dengan rudal 'hipersonik' sejati."(Sail)