Serangan Udara Zionis ke Lebanon Selatan: Warga Sipil Gugur, Hizbullah Balas
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i190596-serangan_udara_zionis_ke_lebanon_selatan_warga_sipil_gugur_hizbullah_balas
Pars Today - Dalam serangan udara Kamis (28/5) malam rezim Zionis terhadap permukiman di Lebanon selatan, sejumlah warga sipil gugur dan terluka.
(last modified 2026-05-29T11:50:20+00:00 )
May 29, 2026 18:49 Asia/Jakarta
  • Serangan rezim Zionis ke Lebanon (dok)
    Serangan rezim Zionis ke Lebanon (dok)

Pars Today - Dalam serangan udara Kamis (28/5) malam rezim Zionis terhadap permukiman di Lebanon selatan, sejumlah warga sipil gugur dan terluka.

Melansir Pars Today dari IRNA, 29 Mei 2026, serangan udara rezim Zionis terhadap sebuah gedung apartemen di kawasan Shouifat, selatan Beirut, mengakibatkan gugurnya tiga orang, termasuk seorang perempuan dan dua anak. Dalam serangan yang sama, 15 orang lainnya, termasuk tiga anak dan lima perempuan, dilaporkan terluka.

Rincian Korban Serangan Udara (Kamis Malam)

Shouifat, selatan Beirut: 3 gugur (1 perempuan, 2 anak). 15 luka (3 anak, 5 perempuan). Serangan ke gedung apartemen.

Adloun, kawasan Sidon: 6 gugur (2 anak + kedua orang tua). Tidak ada yang terluka. Serangan ke kendaraan sipil, dini hari Kamis.

Al-Bass, kawasan Tyre: 3 gugur. 37 luka (8 anak, 13 perempuan). Serangan ke area permukiman.

Total Kumulatif (sejak 2 Maret 2026, sumber: Kementerian Kesehatan Lebanon):

Gugur: 3.324 warga Lebanon

Luka-luka: 10.227 warga

Respons Hizbullah: Serangan Balasan ke Posisi Zionis

Berdasarkan pernyataan resmi Hizbullah, pejuang Perlawanan Islam Lebanon melancarkan serangkaian serangan balasan terhadap posisi militer rezim Zionis di Lebanon selatan:

Operasi 1: Drone bunuh diri menargetkan konsentrasi personel Zionis di Pangkalan Al-Malikiyah.

Operasi 2: Drone bunuh diri menghantam kumpulan tentara Zionis di permukiman Al-Adaysah, Lebanon selatan.

Operasi 3: Drone bunuh diri menyerang konsentrasi pasukan Zionis di permukiman Arab Louayzeh, Lebanon selatan.

Operasi 4: Serangan rudal menargetkan konvoi kendaraan militer dan personel Zionis di area publik permukiman Al-Qantarah.

Setiap serangan dan balasan bukan sekadar angka, di baliknya ada manusia, ada rumah, ada harapan yang terdampak.(Sail)