Goldman Sachs: Dunia Hanya Punya 45 Hari Cadangan BBM Tersisa
https://parstoday.ir/id/news/world-i189620-goldman_sachs_dunia_hanya_punya_45_hari_cadangan_bbm_tersisa
Pars Today - Goldman Sachs mengeluarkan peringatan bahwa di seluruh dunia, hanya tersisa 45 hari cadangan bensin, solar, dan bahan bakar jet.
(last modified 2026-05-07T08:33:37+00:00 )
May 07, 2026 15:32 Asia/Jakarta
  • Pompa minyak
    Pompa minyak

Pars Today - Goldman Sachs mengeluarkan peringatan bahwa di seluruh dunia, hanya tersisa 45 hari cadangan bensin, solar, dan bahan bakar jet.

Dilansir Pars Today dari IRIB, 7 Mei 2026, para analis Goldman Sachs menulis bahwa cadangan minyak global sedang jatuh dan mendekati titik terendah dalam delapan tahun terakhir. Kecepatan penurunan ini begitu cepat sehingga membuat pasar semakin rentan terhadap guncangan.

Para analis tersebut menyatakan bahwa total cadangan minyak di seluruh dunia telah turun menjadi sekitar 101 hari dari permintaan yang diproyeksikan, level terendah dalam hampir delapan tahun.

Mengingat Ketidakmampuan akses ke Selat Hormuz, analis Goldman Sachs memperingatkan bahwa cadangan ini bisa turun hingga 98 hari permintaan pada akhir bulan Mei.

Para analis mencatat dalam risalah mereka bahwa meskipun total cadangan minyak global tidak mungkin mencapai batas operasional minimumnya pada musim panas ini, "kecepatan penurunan serta hilangnya pasokan di beberapa wilayah dan jenis produk tertentu sangat mengkhawatirkan".

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa cadangan minyak olahan komersial global telah terkuras lebih cepat lagi. Sebelum perang, cadangan tersebut berada pada level 50 hari permintaan. Namun kini, dengan selat yang terus diblokade, cadangan minyak olahan dunia telah menyusut menjadi hanya 45 hari permintaan.

Goldman Sachs memperingatkan bahwa cadangan minyak olahan yang mudah diakses dengan cepat mendekati level yang sangat rendah, memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan BBM yang akut di wilayah-wilayah tertentu, yang selanjutnya akan memperburuk inflasi global dan potensi resesi ekonomi.

Dengan Hormuz masih tersumbat, dunia tidak hanya kehabisan minyak mentah, tetapi juga BBM siap pakai seperti bensin dan solar. Stok yang tersisa di seluruh dunia hanya cukup untuk 45 hari ke depan. Peringatan ini adalah "lampu darurat" bagi ekonomi global: jika situasi ini berlanjut, sektor transportasi, manufaktur, dan pangan akan segera terhantam gelombang krisis yang jauh lebih parah dari sekadar kenaikan harga.(Sail)