Brigjen Shekarchi: AS Gunakan Warga Sipil Sebagai Perisai Manusia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i186572-brigjen_shekarchi_as_gunakan_warga_sipil_sebagai_perisai_manusia
Pars Today – Juru bicara senior Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, “Sejumlah komandan dan tentara Amerika Serikat menggunakan warga sipil dari negara-negara di kawasan sebagai tameng manusia setelah melarikan diri dari “rawa kematian” di hadapan kekuatan militer Iran.
(last modified 2026-03-21T17:31:19+00:00 )
Mar 10, 2026 23:50 Asia/Jakarta
  • Brigadir Jenderal Abolfazl Shekari, Juru bicara IRGC
    Brigadir Jenderal Abolfazl Shekari, Juru bicara IRGC

Pars Today – Juru bicara senior Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan, “Sejumlah komandan dan tentara Amerika Serikat menggunakan warga sipil dari negara-negara di kawasan sebagai tameng manusia setelah melarikan diri dari “rawa kematian” di hadapan kekuatan militer Iran.

Menurut laporan Pars Today, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekari, Juru bicara IRGC menyampaikan pernyataan itu pada hari Selasa (10/03/2026), dengan menyoroti bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berkhayal melancarkan agresi brutal terhadap Iran dengan tujuan mempertahankan rezim Zionis pembunuh anak-anak.

Menurutnya, “Ketika Trump menyadari pasukannya terjebak dalam konfrontasi dengan kekuatan militer Iran, ia berusaha menutupi kekalahannya dengan mulai menargetkan warga sipil, termasuk perempuan, laki-laki, dan anak-anak tak bersalah, yang sebelumnya digembar-gemborkan sebagai alasan untuk memulai perang.”

“Iran yang kuat dan rakyatnya yang heroik telah menggagalkan keangkuhan Trump dan kekuatan semu militer Amerika Serikat, sehingga dunia menyadari bahwa kehadiran Amerika Serikat di kawasan hanya memicu ketidakamanan,” ujar Shekarchi.

Di akhir pernyataannya, Shekarchi menekankan bahwa militer Amerika Serikat bahkan tidak mampu menjamin keamanannya sendiri, sehingga beberapa komandan dan tentaranya, setelah melarikan diri dari “rawa kematian” di hadapan kekuatan militer Iran, menggunakan warga sipil dari negara-negara di kawasan sebagai tameng manusia.(sl)