Gaza: 73.000 Syuhada dan Panggilan Pertahanan Al-Aqsa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i191330-gaza_73.000_syuhada_dan_panggilan_pertahanan_al_aqsa
Pars Today - Statistik terbaru syuhada dan korban luka serangan rezim Zionis terhadap Jalur Gaza, serta pernyataan khatib Masjid Al-Aqsa tentang kehadiran massal warga Palestina di tempat suci ini, termasuk berita penting dari Wilayah Pendudukan.
(last modified 2026-06-11T16:07:40+00:00 )
Jun 11, 2026 23:06 Asia/Jakarta
  • Palestina yang tinggal puing-puing
    Palestina yang tinggal puing-puing

Pars Today - Statistik terbaru syuhada dan korban luka serangan rezim Zionis terhadap Jalur Gaza, serta pernyataan khatib Masjid Al-Aqsa tentang kehadiran massal warga Palestina di tempat suci ini, termasuk berita penting dari Wilayah Pendudukan.

Melansir Pars Today dari IRNA, 11 Juni 2026, Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir, 7 korban luka telah dievakuasi ke rumah-rumah sakit di wilayah ini.

Kementerian ini menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah korban yang tertimbun di bawah reruntuhan dan berada di jalanan, sementara tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka karena kondisi yang ada.

Kementerian Kesehatan Gaza juga mengumumkan bahwa total jumlah syuhada perang genosida rezim Zionis terhadap Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga kini telah mencapai 72.991 orang, dan jumlah korban luka meningkat menjadi 173.219 orang.

Syahidnya Seorang Palestina dalam Serangan ke Nuseirat

Sumber-sumber medis mengumumkan bahwa "Sami Abu Dlal" gugur syahid akibat serangan rezim Zionis terhadap rumahnya di kamp pengungsi Nuseirat, di tengah Jalur Gaza.

Sheikh Ekrima Sabri Serukan Kehadiran Massal di Al-Aqsa

Di sisi lain, Sheikh Ekrima Sabri, khatib Masjid Al-Aqsa, menyerukan kepada warga Palestina untuk hadir secara massal di masjid ini, memenuhinya, dan tidak menghiraukan hambatan serta pembatasan yang ada.

Ia menekankan bahwa pahala ilahi bertambah bersama kesulitan dan penderitaan, dan kehadiran terus-menerus di Masjid Al-Aqsa adalah cara paling efektif untuk menjaga dan melindungi masjid yang diberkahi ini.

Laporan ini menyingkap dua realitas yang berjalan paralel: di Gaza, angka kematian terus bertambah, kini hampir 73.000 jiwa, sementara di Quds, seruan untuk memenuhi Al-Aqsa bergema sebagai bentuk perlawanan yang berbeda. Yang pertama adalah perang fisik yang menghancurkan tubuh; yang kedua adalah perang kehadiran yang mempertahankan identitas. Dan di tengah keduanya, ada satu pesan yang sama: bahwa ketika dunia seolah lupa, kehadiran fisik, baik di bawah reruntuhan Gaza maupun di halaman Al-Aqsa, adalah cara paling purba untuk berkata: "Kami masih ada."(Sail)