Pengguna X ke Reza Pahlavi, “Kamu Hanya Boneka Mainan Malam Epstein”
https://parstoday.ir/id/news/world-i186502-pengguna_x_ke_reza_pahlavi_kamu_hanya_boneka_mainan_malam_epstein
Pars Today - Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang melarikan diri, menuai reaksi keras dari pengguna media sosial X setelah menyampaikan belasungkawa atas kematian tentara Amerika dalam perang Washington-Tel Aviv terhadap Iran.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Mar 09, 2026 17:10 Asia/Jakarta
  • Reza Pahlavi
    Reza Pahlavi

Pars Today - Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang melarikan diri, menuai reaksi keras dari pengguna media sosial X setelah menyampaikan belasungkawa atas kematian tentara Amerika dalam perang Washington-Tel Aviv terhadap Iran.

Dilaporkan oleh Pars Today mengutip Mehr, Reza Pahlavi baru-baru ini memposting pesan belasungkawa setelah kematian 3 tentara Amerika dalam perang ini, yang kemudian mendapat reaksi keras dari pengguna media sosial X.

Ia mengabaikan kematian ratusan pelajar perempuan Iran yang gugur dalam serangan Amerika dan rezim Zionis di Minab, sehingga banyak aktivis media sosial X yang mengejek dan mengecamnya.

Dalam pesannya, Reza Pahlavi menulis, “Saya turut berduka atas kematian 3 pahlawan Amerika yang dibunuh oleh rezim dan 5 lainnya yang terluka. Rakyat Iran selamanya berhutang budi kepada mereka. Kepada keluarga yang berduka: Terima kasih atas cinta yang tak terbatas, belasungkawa yang mendalam, dan rasa terima kasih abadi kami.”

Sehubungan dengan hal ini, beberapa pengguna X bereaksi keras terhadap Reza Pahlavi:

Kristin Nader, seorang analis Meksiko menulis, “Orang sampah Pahlavi ini menyesali kematian tentara Amerika yang tidak berguna, tetapi tidak berbicara tentang kematian lebih dari 100 gadis Iran yang dibunuh oleh kekaisaran yang sama yang dia layani. Parasit yang dibenci.”

Onur Oncu, seorang jurnalis Turki, juga mengatakan, “Reza Pahlavi mengirimkan pesan belasungkawa untuk 3 tentara Amerika yang terbunuh. Dia sangat bergantung pada Amerika dan Israel sehingga dia tidak berbicara tentang puluhan anak-anak yang dibunuh di Iran.”

Zulfiqar Ali Butto, aktivis lingkungan Pakistan, bereaksi dengan cara yang sama, “Seperti ayahnya, nyawa rakyat Iran tidak berarti apa-apa baginya. Pada awal perang ini, lebih dari 100 siswi sekolah dibunuh, rakyat Iran yang sama yang dia klaim wakili.”

Mehdi Hasan, pembawa acara TV dan penulis terkenal Inggris, bertanya kepada Reza Pahlavi, “Tidak punya komentar tentang anak-anak sekolah Minab?”

Seorang pengguna asing dengan nama pengguna (Vern Acular) menulis, “Kamu tidak mewakili rakyat Iran, kamu hanya boneka mainan malam Epstein yang bersembunyi di Amerika.”

Pengguna lain dengan nama Karimtash, dengan nada ejekan bereaksi, “Semoga rakyat Iran yang besar membaca tulisan-tulisan babi Amerika ini dan melihat betapa dia menjadi babi Amerika.”(sl)