Hauzah Ilmiah Iran: Penutupan Pusat Islam Hamburg, Skenario Zionisme dan Rasisme
https://parstoday.ir/id/news/iran-i166862-hauzah_ilmiah_iran_penutupan_pusat_islam_hamburg_skenario_zionisme_dan_rasisme
Parstoday – Kantor Pusat Administrasi Hauzah-Hauzah Ilmiah Iran, mengumumkan, langkah pemerintah Jerman, menutup masjid dan Pusat Islam Hamburg, dilakukan atas dasar skenario Zionisme dan rasialisme.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 29, 2024 14:39 Asia/Jakarta
  • Hauzah Ilmiah Iran: Penutupan Pusat Islam Hamburg, Skenario Zionisme dan Rasisme

Parstoday – Kantor Pusat Administrasi Hauzah-Hauzah Ilmiah Iran, mengumumkan, langkah pemerintah Jerman, menutup masjid dan Pusat Islam Hamburg, dilakukan atas dasar skenario Zionisme dan rasialisme.

Polisi Jerman, tanggal 24 Juli 2024, menyerbu Pusat Islam Hamburg, dan pada saat yang sama Kementerian Dalam Negeri Jerman, mengumumkan pelarangan aktivitas Pusat Islam Hamburg, dan organisasi-organisasi di bawahnya.
 
Menanggapi penutupan pusat-pusat kegiatan Islam di Jerman, oleh pemerintah negara ini, Kantor Pusat Administrasi Hauzah-Hauzah Ilmiah Iran, merilis pernyataan.
 
Isi pernyataan itu adalah sebagai berikut,
 
Langkah pemerintah Jerman, menutup masjid dan Pusat Islam Hamburg, sebagai "permata pirus" kota Hamburg, dan penutupan pusat-pusat Islam, lain di negara ini, yang dilakukan atas dasar skenario Zionis, mengingatkan akan rasisme Nazi.
 
Masjid dan Pusat Islam, bersejarah ini, dibangun oleh ulama rujukan (Marja Syiah) dan terkait dengan mereka. Keduanya akan terus menjadi tempat berlindung umat Islam, dari semua mazhab dan kelompok, serta menjadi penyebarluas pemikiran luhur Islam, dan tempat hidup berdampingan para penganut agama-agama.
 
Pemerintah Jerman, sebagaimana pemerintah negara-negara Barat, lain yang mengklaim membela kebebasan berpendapat, keyakinan, dan agama, dengan mengikuti kebijakan serta standar ganda, dan unilateralisme dalam menyikapai perkembangan dunia terutama kejahatan rasisme dan kekejaman Rezim Zionis, terhadap rakyat tak berdaya Gaza, tunduk di hadapan logika kuat pusat-pusat Islam, maka dari itu dalam sebuah aksi yang merupakan bentuk lari dari tanggung jawab, mereka hanya melihat lari dari masalah, dan penutupan pusat-pusat Islam, sebagai satu-satunya solusi.
 
Hauzah-Hauzal Ilmiah Iran, selain mengecam langkah pemerintah Jerman, juga meminta seluruh negara Muslim, untuk mengambil tindakan yang tepat, dan berharap pemerintah Jerman, mencabut keputusannya dan memperbaiki kesalahannya sesegera mungkin.
 
Polisi Jerman, tahun lalu juga menyerbu Pusat Islam Hamburg, dan 54 pusat Islam, lainnya di tujuh negara bagian dengan dalih klaim-klaim tak berdasar, dan tanpa bukti. (HS)