Prioritas Strategis Iran: Penyelesaian dan Penguatan Koridor Transit
https://parstoday.ir/id/news/iran-i182824-prioritas_strategis_iran_penyelesaian_dan_penguatan_koridor_transit
Presiden Republik Islam Iran menilai penyelesaian dan penguatan Koridor Utara–Selatan sebagai sebuah prioritas strategis.
(last modified 2026-02-13T10:00:50+00:00 )
Des 23, 2025 15:48 Asia/Jakarta
  • Prioritas Strategis Iran: Penyelesaian dan Penguatan Koridor Transit

Presiden Republik Islam Iran menilai penyelesaian dan penguatan Koridor Utara–Selatan sebagai sebuah prioritas strategis.

Masoud Pezeshkian, Presiden Republik Islam Iran, pada akhir kunjungan kerja pemerintah ke Provinsi Khorasan Selatan di wilayah timur Iran, merujuk pada prioritas utama provinsi tersebut dengan menyatakan bahwa penyelesaian jalur kereta api dan penghubungan provinsi ini dengan koridor-koridor Utara–Selatan merupakan sebuah prioritas strategis. Keputusan ini bukan semata-mata kebijakan pemerintah, melainkan merupakan kehendak negara untuk memperkuat koridor-koridor transit nasional.

Presiden Iran menambahkan bahwa keterhubungan Khorasan Selatan dengan jaringan ini tidak hanya penting bagi sektor pertambangan dan transportasi domestik, tetapi juga memiliki arti vital bagi negara-negara kawasan seperti Kazakhstan, Kirgizstan, Uzbekistan, Turkmenistan, dan Rusia, serta berpotensi mengubah jalur perdagangan regional.

Pezeshkian juga menyinggung pentingnya interaksi perbatasan dengan Afghanistan, dengan menyatakan bahwa melalui pelimpahan kewenangan kepada para gubernur dan tindak lanjut yang telah dilakukan, fasilitasi interaksi lintas batas, kepabeanan, dan pasar perbatasan telah dimasukkan dalam agenda kerja.

Jalur Kereta Api Kalaleh–Jolfa: Kunci Strategis Iran untuk Menguasai Tiga Koridor Transit Global

Di sisi lain, jalur kereta api Kalaleh–Jolfa, melalui penyelesaian simultan koridor Timur–Barat dan Utara–Selatan, menghubungkan Iran dengan Koridor Tengah dan, melalui rute terpendek, memperkuat posisi geopolitik negara tersebut dalam perdagangan global.

Dengan pembangunan jalur pendek ini di sepanjang Koridor Utara–Selatan, kargo dari wilayah selatan Iran akan dipindahkan ke Jolfa dan kemudian melalui Kalaleh memasuki kota Aghband di Republik Azerbaijan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Rusia.

Perkiraan menunjukkan bahwa penyelesaian jalur kereta api Rasht–Astara membutuhkan waktu setidaknya enam tahun. Oleh karena itu, pengoperasian rute Kalaleh–Jolfa dapat memungkinkan Iran untuk memanfaatkan keuntungan Koridor Utara–Selatan hingga jalur Rasht–Astara mulai beroperasi.

Dengan pembangunan jalur kereta api Kalaleh–Jolfa dan hanya sekitar 100 kilometer pemasangan rel, Iran dapat memasuki Koridor Tengah, sehingga alih-alih pengangkutan kargo dari Baku ke Georgia dan kemudian ke Turki, barang dapat memasuki Iran melalui rute ini dan mencapai tujuan akhir dengan jarak yang lebih pendek.(PH)