Hari Kesembilan Perang: Radius Konflik Meluas dan Serangan Rudal-Drone Berlanjut
https://parstoday.ir/id/news/iran-i186382-hari_kesembilan_perang_radius_konflik_meluas_dan_serangan_rudal_drone_berlanjut
Hari kesembilan dari agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Iran berlangsung di tengah pengumuman oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) pagi ini (Minggu, 8 Maret 2026) tentang pelaksanaan gelombang baru Operasi Janji Sejati-4.
(last modified 2026-03-08T10:32:54+00:00 )
Mar 08, 2026 15:12 Asia/Jakarta
  • Perang Amerika Serikat dan Republik Islam Iran
    Perang Amerika Serikat dan Republik Islam Iran

Hari kesembilan dari agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Iran berlangsung di tengah pengumuman oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) pagi ini (Minggu, 8 Maret 2026) tentang pelaksanaan gelombang baru Operasi Janji Sejati-4.

Menurut laporan Mehr, hari kesembilan dari perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Iran berlangsung di tengah pengumuman oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Minggu pagi ini tentang pelaksanaan gelombang baru Operasi Janji Sejati-4.

Menurut juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, dalam operasi gabungan ini, target dari utara hingga selatan Wilayah Pendudukan telah tepat sasaran dengan rudal Kheibar Shekan, Emad, dan Qadr multi-head. Pada saat yang sama, IRGC mengumumkan serangan rudal ke pangkalan Amerika Jafir sebagai balasan atas pelanggaran terhadap pabrik penyulingan air di Qeshm, dan pejabat senior Republik Islam menegaskan dengan nada tegas bahwa serangan balasan akan “berkelanjutan” dan “hingga pembalasan penuh terhadap para agresor”.

Medan Perang Berkembang

Hari kesembilan konflik dapat dianggap sebagai titik balik dalam perubahan skala perang. Kondisi perang sekarang telah berubah menjadi panggung operasi gabungan dan berlapis-lapis. Pelaksanaan gelombang baru Operasi Janji Sejati-4 menunjukkan bahwa Iran tidak hanya mempertahankan kemampuannya untuk melanjutkan serangan dalam jangka panjang, tetapi juga mengakui bahwa “menghancurkan target menjadi jauh lebih mudah” dengan melewati sistem radar musuh.

Rudal dan Drone Presisi: Keunggulan Iran

Dalam perkembangan terbaru, juru bicara IRGC, menekankan penghancuran sistem radar musuh dalam gelombang sebelumnya, dan mengumumkan bahwa semua rudal yang ditembakkan telah tepat sasaran. Apa yang membuat klaim ini lebih serius adalah penggunaan rudal multi-head (MIRV) yang secara eksponensial meningkatkan kemampuan untuk melewati perisai rudal.

Pada saat yang sama, partisipasi pasukan darat Militer Iran dengan drone mereka ke kedalaman Wilayah Pendudukan (Tel Aviv dan Haifa) adalah indikasi lain dari koordinasi antara IRGC dan Militer dalam pertempuran total ini.

Balasan atas Pelanggaran: Dari Teluk Persia hingga Barat Laut

Dalam perkembangan penting, IRGC mengumumkan bahwa sebagai tanggapan terhadap pelanggaran teroris Amerika dari pangkalan Jafir terhadap fasilitas penyulingan air di Qeshm, pangkalan tersebut telah tepat sasaran dengan rudal padat bahan bakar presisi. Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Naini, dengan tegas menyatakan, “Pangkalan militer Amerika di mana pun di wilayah tersebut adalah target hukum kami.”

Selain itu, unit rudal Angkatan Darat IRGC juga menargetkan posisi kelompok separatis di dua titik di barat laut negara. Tindakan ini menunjukkan bahwa Iran, bersamaan dengan perang di front luar, juga dengan tegas memantau keamanan domestiknya.

Kami Tidak Akan Meninggalkan Mereka

Ali Larijani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran dalam pernyataan yang mendapat perhatian luas, menolak “klaim konyol” Trump tentang campur tangan dalam pemilihan pemimpin masa depan Iran, dan menekankan bahwa pukulan Iran akan “berkelanjutan” dan musuh harus menderita kerugian yang cukup sehingga “tidak lagi memiliki hak untuk menyerang Iran”.

Larijani juga menyinggung ketidakmampuan untuk merilis gambar serangan, menyebutnya sebagai tanda “sakit dan menyakitkan” bagi musuh.

Prospek ke Depan

Pada hari kesembilan, perang telah memasuki tahap “pembalasan aktif”. Dengan mengumumkan kesiapan untuk melanjutkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di mana pun di wilayah tersebut, tampaknya Iran berupaya untuk mengubah perimbangan pencegahan.

Brigadir Jenderal Naini menyampaikan pesan ini dengan jelas, “Kami tidak melakukan tindakan apa pun yang bertentangan dengan aturan internasional, justru Amerika yang menyerang negara anggota NPT.”(sl)