Akhir Ketergantungan: Iran Kini Bisa Uji Tabrak Mobil Sendiri, Setara Standar Eropa
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191680-akhir_ketergantungan_iran_kini_bisa_uji_tabrak_mobil_sendiri_setara_standar_eropa
Pars Today - Direktur Pusat Uji Tabrak Kendaraan Republik Islam Iran mengumumkan bahwa Iran telah mencapai swasembada dalam pengujian tabrak kendaraan.
(last modified 2026-06-17T10:00:53+00:00 )
Jun 17, 2026 16:57 Asia/Jakarta
  • Mohammad Hassan Jebelli Javan, Direktur Pusat Uji Tabrak Kendaraan Iran
    Mohammad Hassan Jebelli Javan, Direktur Pusat Uji Tabrak Kendaraan Iran

Pars Today - Direktur Pusat Uji Tabrak Kendaraan Republik Islam Iran mengumumkan bahwa Iran telah mencapai swasembada dalam pengujian tabrak kendaraan.

Melansir IRNA, 17 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Mohammad Hassan Jebelli Javan, Direktur Pusat Uji Tabrak Kendaraan Iran, pada hari Rabu (17/6) mengumumkan bahwa Iran telah berhasil menguasai pengetahuan dan peralatan setara standar global terdepan di bidang keselamatan kendaraan. Ia menegaskan bahwa Republik Islam tidak lagi perlu mengirim kendaraan ke luar negeri untuk pengujian, dan dengan beroperasinya pusat ini, babak baru dalam pengurangan angka kematian di jalan raya telah dimulai.

Mohammad Hassan Jebelli Javan, di sela-sela kunjungan ke Pusat Uji Keselamatan Kendaraan, menyatakan bahwa pendirian pusat ini merupakan respons praktis terhadap kekhawatiran lama industri otomotif Iran untuk mengakhiri ketergantungan pada pusat-pusat uji di luar negeri, seperti di China dan Eropa.

Ia menambahkan, "Dengan memanfaatkan peralatan tercanggih yang setara dengan standar Eropa, kami berhasil membangun infrastruktur ini di tengah keterbatasan terberat dalam beberapa tahun terakhir dan dua perang agresi yang berkecamuk."

Pencapaian ini menandai lompatan besar bagi industri otomotif Iran. Selama bertahun-tahun, produsen lokal harus mengirim kendaraan ke luar negeri untuk uji tabrak, dengan biaya mencapai 20.000–30.000 euro per kendaraan dan waktu tunggu hingga satu tahun.

Pusat baru ini, yang dinamai AQS (Automotive Safety and Quality Testing), adalah yang pertama di kawasan Timur Tengah dan secara resmi mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. Pusat ini dilengkapi dengan teknologi dari Eropa dan Jepang, termasuk jalur uji sepanjang 235 meter, sistem propulsi untuk menarik kendaraan hingga 110 km/jam, boneka uji (dummy) tercanggih, serta kamera kecepatan tinggi yang mampu merekam hingga 100.000 frame per detik.

Kehadiran pusat ini diyakini akan menekan biaya produksi, mempercepat proses sertifikasi, dan yang terpenting, mendorong produsen untuk meningkatkan standar keselamatan kendaraan demi bersaing di pasar domestik. Ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana Iran terus membangun kemandirian di tengah tekanan internasional yang terus berlangsung.(Sail)