Peringatan Mengenang Pemimpin Syahid Revolusi Digelar di Kota Najaf, Irak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193942-peringatan_mengenang_pemimpin_syahid_revolusi_digelar_di_kota_najaf_irak
Peringatan mengenang Pemimpin Syahid Revolusi Islam,, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei digelar di Makam Imam Ali di Najaf.
(last modified 2026-07-28T05:57:53+00:00 )
Jul 28, 2026 12:50 Asia/Jakarta
  • Peringatan Mengenang Pemimpin Syahid Revolusi Digelar di Kota Najaf, Irak

Peringatan mengenang Pemimpin Syahid Revolusi Islam,, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei digelar di Makam Imam Ali di Najaf.

Menurut Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, upacara peringatan Pemimpin Syahid Revolusi pada Senin malam diselenggarakan di kompleks suci Imam Ali, washi dan penerus Nabi Muhammad SAW, di Najaf. Acara tersebut dihadiri dengan antusias oleh para peziarah Arbain Imam Husain, para pejabat Iran dan Irak, serta sejumlah ulama.

Dalam acara tersebut, Hujjatul Islam wal Muslimin Alireza Panahian, dosen hauzah ilmiah Iran, menyinggung kedudukan wilayah dan imamah dalam pemikiran Islam. Ia mengatakan bahwa setelah lebih dari 14 abad, kaum Syiah telah memperlihatkan kepada dunia hasil mengikuti Amirul Mukminin Ali (AS), dan saat ini, lebih dari sebelumnya, mazhab wilayah tampil sebagai mazhab yang membawa harapan bagi masa depan umat manusia.

Ia menyebut Arbain sebagai manifestasi paling menonjol dari kesetiaan kepada wilayah. Menurutnya, nilai gerakan besar ini bukan hanya terletak pada peringatan duka, tetapi juga pada keterkaitannya yang mendalam dengan wilayah. Ikatan inilah yang menjadikan Arbain sebagai pertemuan keimanan terbesar di dunia Islam.

Panahian juga menekankan peran harapan dalam front perlawanan. Ia menyatakan bahwa keteguhan rakyat Iran dan Irak berakar pada keyakinan terhadap masa depan dan terwujudnya pemerintahan Imam Mahdi. Harapan inilah, menurutnya, yang menjadi faktor utama keteguhan dan kekuatan bangsa-bangsa Muslim dalam menghadapi ancaman dan tekanan.

Ia juga menyinggung fatwa bersejarah Ayatullah Agung Ali al-Sistani dalam menghadapi kelompok teroris ISIS. Menurutnya, fatwa tersebut merupakan contoh nyata peran otoritas keagamaan dalam menjaga keamanan dan persatuan masyarakat Irak.

Pada bagian akhir acara, Panahian mengingat perhatian khusus Pemimpin Syahid Revolusi Islam terhadap penyelenggaraan Arbain yang megah. Ia menegaskan bahwa kehadiran jutaan peziarah pada masa konfrontasi melawan teroris Daesh memainkan peran penting dalam memperkuat semangat perlawanan dan mengalahkan arus terorisme di Irak.

Ia juga menyampaikan penghargaan atas pengorbanan rakyat Irak dan para pelayan Arbain, serta menyebut budaya melayani para peziarah Imam Husain sebagai salah satu faktor terpenting yang membuat gerakan spiritual besar ini tetap lestari dan terus berkembang di dunia Islam.