Diplomasi Pasca-Perang: Araghchi Sebut Dubes Asing di Tehran "Puji" Ketahanan Iran
-
Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran
Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, dengan mengunggah pesan di Instagram, merujuk pada pertemuannya dengan para duta besar asing di Tehran, menulis, "Perlawanan heroik, martabat, dan kebanggaan bangsa besar Iran dalam perang tidak seimbang yang baru saja berakhir, dikagumi oleh semua."
Melansir IRNA, 17 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, dengan mengunggah pesan di Instagram merujuk pada pertemuannya dengan para duta besar asing di Tehran, menyatakan:
"Pada hari Selasa (16/6), saya menjadi tuan rumah bagi sejumlah duta besar dan diplomat senior asing yang bermarkas di Tehran, dan menyampaikan penjelasan rinci tentang perkembangan penting akibat perang agresi terbaru AS dan rezim Zionis terhadap Iran. Setelah sesi berakhir, saya menyediakan waktu untuk dialog bilateral dengan masing-masing diplomat yang hadir dalam pertemuan ini."
Araghchi menambahkan, "Perlawanan heroik, martabat, dan kebanggaan bangsa besar Iran dalam menghadapi perang tidak seimbang yang baru saja berakhir, lebih dari segalanya, menjadi perhatian dan kekaguman para duta besar asing."
Di sela-sela pertemuan ini, para duta besar Brasil dan Uruguay, dengan penuh keramahan, menghadiahkan jersey tim nasional sepak bola kedua negara sebagai hadiah simbolis. "Piala Dunia bisa menjadi simbol persahabatan antarbangsa dan ikatan budaya yang melampaui politik."
Pernyataan Araghchi ini menarik karena menggunakan Sepak Bola sebagai Simbol: Hadiah jersey dari Brasil dan Uruguay yang secara kebetulan terjadi di sela-sela pertemuan resmi ini terasa seperti momen yang dirancang untuk menunjukkan bahwa "hubungan normal" dengan negara-negara tersebut tetap berjalan, terlepas dari tekanan internasional. Ini adalah pesan bahwa Iran masih memiliki teman di dunia, dan olahraga bisa menjadi jembatan di atas politik.(Sail)