Ulyanov: Ukraina Ubah Sikap karena Takut Eskalasi dengan Iran
-
Ulyanov
Pars Today – Perwakilan Rusia di Wina mengatakan: Ukraina, setelah respons Iran, mengubah sikapnya untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim yang mengutip kantor berita Novosti, Mikhail Ulyanov, Perwakilan Tetap Rusia untuk organisasi-organisasi internasional di Wina, menyatakan bahwa pernyataan-pernyataan resmi pertama pihak Ukraina tentang serangan terhadap kapal dagang Iran di Laut Kaspia memiliki nada arogan dan mengklaim kebenaran, tetapi otoritas Kyiv setelah respons keras pejabat Tehran, mengubah sikap mereka untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Selasa (28/7), Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, mengingatkan rekannya dari Ukraina, Andrii Sybiha, bahwa Kyiv harus mengganti kerugian akibat serangan terhadap kapal Iran di Laut Kaspia. Menurut Araghchi, Sybiha meyakinkannya bahwa serangan ini "tidak disengaja" dan Ukraina tidak bermaksud meningkatkan ketegangan.
Dalam hal ini, Ulyanov di platform media sosial X menulis: "Pernyataan-pernyataan pertama Ukraina tentang masalah ini sepenuhnya arogan dan mengklaim kebenaran, tetapi sekarang Kyiv telah memutuskan untuk mengubah sikapnya dan menghindari pernyataan keras untuk mencegah eskalasi lebih lanjut."
Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, juga menyatakan bahwa serangan Kyiv terhadap sebuah kapal dagang Iran menunjukkan upaya terang-terangan Ukraina untuk memperluas cakupan serangan-serangannya di kawasan. Dalam pernyataan yang diterbitkannya disebutkan: "Tindakan-tindakan kriminal semacam itu terhadap sasaran-sasaran sipil adalah bukti upaya terang-terangan otoritas Kyiv untuk memperluas cakupan aksi-aksi teroris mereka."
Kementerian Luar Negeri Iran pada 25 Juli mengumumkan bahwa Ukraina telah menyerang sebuah kapal dagang Iran di perairan teritorial Rusia di Laut Kaspia, yang mengakibatkan salah satu awak kapal tewas. Pada saat itu, otoritas Kyiv segera mengkonfirmasi serangan ini dan Presiden Ukraina mengumumkan pelaksanaan serangan jarak jauh di perairan Laut Kaspia, dan bahkan Volodymyr Zelensky dalam sebuah wawancara mengklaim bahwa Iran telah menyerang Ukraina sejak lama, sehingga sekarang tidak terjadi hal baru dan perang telah dimulai sejak lama. (MF)