Pezeshkian: Iran Tak Akan Menyerah atas Penindasan, Ketidakadilan, dan Agresi
-
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Pars Today – Presiden Republik Islam Iran menegaskan bahwa musuh memiliki persepsi dangkal tentang pernyataannya dan berusaha memaksa Iran serta negara‑negara tetangganya terjebak dalam perang.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita Mehr, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran dalam pembahasan kebijakan kesehatan nasional, menyampaikan kepada rakyat, “Musuh memiliki persepsi dangkal tentang apa yang saya katakan. Tujuan mereka adalah menjerumuskan kami dan negara‑negara tetangga ke dalam konflik serta memecah belah kami dengan negara‑negara lain.”
Pezeshkian menambahkan, “Jika ada pihak yang menyerang atau melakukan agresi ke wilayah kami, kami wajib menanggapi. Menanggapi bukan berarti kami ingin berkonflik atau menyakiti rakyat mereka. Kami hanya melaksanakan respons yang diperlukan.”
Ia menegaskan, “Semakin berat tekanan yang diberikan kepada rakyat dan tanah kami, semakin kuat kemampuan kami untuk menanggapi.”
Presiden melanjutkan, “Kami berdiri teguh melawan siapa pun yang menyerang negara kami dan akan membalas dengan kekuatan. Pasukan militer dan Basij kami tersebar di seluruh penjuru negeri, siap mempertahankan tanah air dengan segenap jiwa. Mereka akan mengguncang mimpi buruk yang dibayangkan musuh bagi kami. Iran tidak akan menyerah pada penindasan, ketidakadilan, atau agresi.”
Anggota Dewan Pemimpin Sementara menutup dengan menegaskan, “Meskipun menghadapi berbagai masalah dan tantangan di dalam negeri, kami bersama seluruh rakyat, partai, kelompok, dan faksi akan melawan musuh dan tidak akan membiarkan sepeser tanah kami direbut.”(sl)