Qassemi: Iran-Rusia Punya Posisi yang Dekat dalam Melawan Terorisme
https://parstoday.ir/id/news/iran-i18469-qassemi_iran_rusia_punya_posisi_yang_dekat_dalam_melawan_terorisme
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Iran memiliki posisi yang dekat dengan Rusia dalam perang melawan kelompok teroris Daesh dan terorisme.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 22, 2016 12:34 Asia/Jakarta
  • Bahram Qassemi, Jubir Kemenlu Iran
    Bahram Qassemi, Jubir Kemenlu Iran

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Iran memiliki posisi yang dekat dengan Rusia dalam perang melawan kelompok teroris Daesh dan terorisme.

Bahram Qassemi, Jubir Kemenlu Iran, Senin (22/8) dalam jumpa pers dengan wartawan dalam dan luar negeri, terkait penggunaan pangkalan udara Nojeh, Barat Iran oleh Rusia mengatakan, Iran tidak punya kesepakatan apapun dengan Rusia terkait masalah ini, namun hubungan Tehran-Moskow di beberapa bidang, strategis dan dalam beberapa tahun terakhir, mengalami banyak kemajuan.

Jubir Kemenlu Iran juga menyinggung lawatan delegasi politik-ekonomi Iran ke Amerika Latin dan menuturkan, Amerika Latin dan Iran memiliki banyak kedekatan, dan tujuan lawatan delegasi Iran ke enam negara Amerika Latin adalah untuk membuka peluang ekonomi guna memperluas aktivitas sektor swasta.

Sehubungan dengan berita kunjungan Presiden Turki ke Tehran, Qassemi menerangkan, Iran memiliki hubungan yang baik dengan Turki dan pasca terjadinya kudeta militer di negara itu, Iran adalah negara pertama yang mereaksi dan mengecamnya.

Menurut Jubir Kemenlu Iran, dalam lawatan Mevlut Cavusoglu, Menlu Turki pekan lalu ke Tehran, dilakukan negosiasi konstruktif dan penting di antara Menlu kedua negara dan rencananya kontak-kontak di berbagai tingkat akan dilanjutkan.

Ia menegaskan, belum ditentukan waktu yang jelas bagi kunjungan Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki ke Tehran, dan yang diberitakan media-media masih spekulasi.

Soal hubungan Arab Saudi dengan kelompok munafikin MKO, Qassemi mengatakan, Saudi mengalami halusinasi serius dan dengan memperhatikan masalah-masalah dalam negeri serta luar negerinya, Riyadh justru melakukan langkah tidak rasional dan negara itu tidak akan pernah mencapai tujuannya.

Ditanya tentang Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA dan implementasinya, Jubir Kemenlu Iran menuturkan, pelaksanaan kesepakatan akan dilakukan dalam bentuk komisi penanganan dan mungkin saja masih ada beberapa masalah, namun masalah-masalah ini akan ditangani. (HS)