Khatib Jumat Tehran Menyoroti Transformasi Suriah dan Yaman
https://parstoday.ir/id/news/iran-i18821-khatib_jumat_tehran_menyoroti_transformasi_suriah_dan_yaman
Khatib Shalat Jumat Tehran menilai perlawanan selama lima tahun terakhir sebagai penghalang tumbangnya pemerintah sah Suriah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 26, 2016 14:18 Asia/Jakarta
  • Khatib Jumat Tehran Menyoroti Transformasi Suriah dan Yaman

Khatib Shalat Jumat Tehran menilai perlawanan selama lima tahun terakhir sebagai penghalang tumbangnya pemerintah sah Suriah.

Hujjatul Islam wal Muslimin Kazem Seddiqi mengungkapkan hal itu dalam khutbah Jumat kedua di Tehran, ibukota Republik Islam Iran, Jumat (26/8/2016).

 

Ia menyinggung upaya menyeluruh kekuatan-kekuatan arogan dunia dan Zionisme untuk menggulingkan pemerintah sah Suriah dan menggantinya dengan rezim boneka.

 

"Muqawama menguat dan bahaya Takfiri di kawasan secepatnya akan hilang dan diberantas," kata Hujjatul Islam wal Muslimin Seddiqi.

 

Khatib Shalat Jumat Tehran lebih lanjut menyinggung kelanjutan agresi militer Arab Saudi ke Yaman dan berbagai kejahatan kemanusiaan rezim Al Saud di negara ini.

 

"Meskipun Arab Saudi melakukan pemboman habis-habisan dan menghancurkan infrastruktur Yaman, namun negara itu tidak mencapai satupun dari keinginannya," imbuhnya.

 

Hujjatul Islam wal Muslimin Seddiqi menilai pembentukan Dewan Politik di Yaman sebagai kelanjutan dari resistensi dalam menghadapi pasukan agresor.

 

Ia menuturkan, pemerintah sah Yaman akan segera menemukan independensinya dan Arab Saudi dan pendukung negara ini akan menerima hukuman atas kejahatan-kejahatannya di Yaman.

 

Di bagian lain khutbahnya, Hujjatul Islam wal Muslimin Seddiqi menyinggung Pekan Pemerintah Iran. Tanggal 2 Shahrivar 1395 Hs yang bertepatan dengan 24 Agustus 2016, diperingati sebagai Pekan Pemerintah di Iran.

 

Mohammad Ali Rajaei, Presiden dan Mohammad Javad Bahonar, Perdana Menteri Iran pada tahun 1981 gugur syahid akibat ledakan bom di kantor Perdana Menteri Iran yang dilakukan oleh anasir-anasir kelompok teroris munafikin.

 

Terkait peristiwa tersebut, Hujjatul Islam wal Muslimin Seddiqi menuturkan, dengan kesyahidan mereka, mereka telah meyajikan figur karismatik dari tanggung jawab dalam pemerintah Republik Islam Iran.

 

Khatib Shalat Jumat Tehran juga mengapresiasi upaya pemerintah saat ini untuk memajukan Iran dan menyelesaikan persoalan rakyat negara ini. Ia menilai pelayanan kepada rakyat sebagai peluang berharga bagi para pejabat Iran.(RA)