Araghchi: AS Gagal Capai Tujuan Agresi terhadap Iran
-
Menteri Luar Negeri Iran, Sayid Abbas Araghchi
Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak mencapai satu pun tujuannya dalam agresi militer terbaru terhadap Iran.
Melaporkan dari Pars Today, Selasa, 28 April 2026, Sayid Abbas Araghchi menjawab pertanyaan wartawan Channel 1 TV Rusia yang menanyakan tentang klaim Trump sebagai "pemenang" perang melawan Iran.
"Jelas bahwa Iran berdiri melawan agresi kekuatan super terbesar di dunia, dan mereka bahkan tidak mencapai satu pun tujuan mereka. Karena itulah mereka meminta negosiasi, dan kami sedang mengkajinya," tegas Araghchi.
Rusia Mitra Strategis
Menjawab pertanyaan lain, Araghchi menekankan bahwa Iran dan Rusia adalah mitra strategis. "Mereka selalu mendukung kami, dan kami juga demikian," ujarnya.
Merujuk pada penandatanganan perjanjian komprehensif strategis oleh para pemimpin Iran dan Rusia, Araghchi menyatakan bahwa kerja sama strategis Tehran-Moskow akan terus berlanjut.
Trump mengklaim kemenangan, tetapi Araghchi membalik narasi: justru karena AS kalah, mereka meminta negosiasi. Jika mereka menang, mengapa mereka yang pertama mengulurkan tangan?
Iran tidak hanya bertahan; ia mengubah kalkulasi musuh. Pencapaian terbesar Iran bukan menghancurkan tank atau menembak jatuh drone, tetapi memaksa AS, penguasa unipolar dunia, untuk mengakui bahwa jalan militer buntu.(sl)