Me'raj 504: 'Sengatan Maut' Iran yang Murah & Mematikan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190666-me'raj_504_'sengatan_maut'_iran_yang_murah_mematikan
Pars Today – Drone atau pesawat tanpa awak (UAV) merupakan salah satu peralatan yang saat ini hadir secara aktif dan efektif di semua bidang militer maupun non-militer.
(last modified 2026-05-30T13:33:16+00:00 )
May 30, 2026 20:30 Asia/Jakarta
  • Drone Me'raj 504 Iran
    Drone Me'raj 504 Iran

Pars Today – Drone atau pesawat tanpa awak (UAV) merupakan salah satu peralatan yang saat ini hadir secara aktif dan efektif di semua bidang militer maupun non-militer.

Menurut laporan Pars Today, berbagai fungsi juga menjadi salah satu indikator klasifikasi drone. Drone militer dengan kemampuan menyerang target darat maupun udara, drone pengintaian dan spionase, drone pendukung dan logistik, serta drone sipil dan komersial merupakan empat cabang utama dalam klasifikasi ini.

 

Perkembangan drone

 

Kemajuan teknologi drone Republik Islam Iran dalam tiga dekade terakhir selalu signifikan. Drone buatan Iran, terutama dalam satu dekade terakhir seiring dengan meningkatnya konflik regional, telah menunjukkan nilai tinggi dalam bidang pengawasan dan pengintaian, penentuan target, serta pelaksanaan operasi ofensif di medan perang kawasan.

 

Dengan mengacu pada strategi “kami bisa”, organisasi Jihad Swasembada Angkatan Darat Korps Garda Revolusi Islam juga telah melangkah jauh dalam desain dan produksi berbagai jenis drone pengintaian, tempur, dan penghancur, serta memenuhi kebutuhan Korps dalam bidang ini. Salah satu pencapaian terbaru adalah drone penghancur Meraj 504.

 

Tinjauan umum

 

Angkatan Darat Korps Garda Revolusi Islam pada Maret 2022 (Esfand 1400 dalam kalender Iran) memamerkan salah satu drone kamikaze bernama “Meraj 504” dalam pameran ilmiah-budaya Garda Revolusi di Tehran.

 

Drone Meraj 504 yang diproduksi oleh Organisasi Riset dan Jihad Swasembada Angkatan Darat Iran merupakan drone kamikaze ringan dengan berat lepas landas sekitar 33 hingga 45 kilogram. Drone ini mampu membawa muatan peledak seberat 2,5 kilogram hingga jarak 100 kilometer dan menggunakan mesin piston sebagai tenaga penggerak.

 

Drone ini terinspirasi dari desain drone AeroVironment Amerika dan hasil pengembangan pada Meraj 214, serta dioptimalkan untuk misi serangan terhadap target ringan seperti kendaraan lapis baja ringan atau personel musuh. Dengan demikian, Meraj 504 pada dasarnya merupakan hasil modifikasi dan peningkatan dari Meraj 214 yang sebelumnya digunakan sebagai drone target sistem pertahanan udara. Hal ini membuat biaya desain dan produksinya menjadi jauh lebih rendah.

 

Meraj 504 menggunakan mesin piston yang memungkinkan kecepatan sekitar 140 hingga 200 km/jam dan ketinggian terbang hingga 3.660 meter (12.000 kaki).

 

Drone ini dirancang untuk diluncurkan dari peluncur berbasis kendaraan pikap, sehingga tidak membutuhkan landasan pacu dan memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi lapangan seperti jalan atau jalan raya.

 

Dalam sebuah latihan militer, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperkenalkan peluncur drone berbasis truk yang membawa lima unit drone Shahed-136. Dengan mempertimbangkan ukuran dan bentuknya, Meraj 504 kemungkinan juga dapat digunakan dalam peluncur tersebut.

 

Dengan kemampuan membawa muatan eksplosif dan jangkauan operasional yang signifikan, Meraj 504 memainkan peran penting dalam memperkuat kemampuan tempur taktis Iran dan saat ini telah beroperasi di Angkatan Darat IRGC.

 

Fitur dan kemampuan

 

Sebagai drone penghancur, Meraj 504 dirancang untuk misi ofensif. Meskipun daya ledak hulu ledak 2,5 kilogram tidak cukup untuk target berat seperti tank, namun efektif terhadap kendaraan ringan dan personel.

 

Drone ini menggunakan sistem kendali sederhana namun efektif, dan dapat diarahkan ke target melalui layar yang dioperasikan pengguna. Peluncur berbasis kendaraan memungkinkan peluncuran cepat tanpa infrastruktur kompleks, cocok untuk operasi respons cepat unit seperti Saberin.

 

Meskipun detail sistem optik atau perang elektroniknya tidak dipublikasikan, kemiripannya dengan drone Shahed-136 menunjukkan bahwa Meraj 504 juga dapat digunakan dalam serangan berkelompok menggunakan peluncur multi-unit. Hal ini meningkatkan kemampuan untuk menjenuhkan sistem pertahanan musuh dan meningkatkan efektivitas tempurnya.

 

Nilai operasional

 

Dengan jangkauan 100 km dan muatan eksplosif ringan, Meraj 504 dirancang untuk misi taktis jarak pendek, terutama dalam konflik asimetris melawan kelompok bersenjata atau target ringan.

 

Drone ini telah diuji dalam latihan Angkatan Darat IRGC, termasuk latihan “Eghtedar” di wilayah Aras, dan telah menunjukkan kemampuan akurasi tinggi dalam menghancurkan target.

Produksi Meraj 504 oleh organisasi Jihad Swasembada Angkatan Darat (NEZSA) merupakan bagian dari strategi Iran untuk kemandirian teknologi drone. Dengan biaya produksi rendah dan kemampuan peluncuran dari berbagai platform, drone ini memiliki nilai operasional tinggi dalam operasi gerilya dan respons cepat, sementara untuk misi yang lebih berat, drone seperti Meraj 532 atau Shahed-136 lebih sesuai. (MF)