Presiden Pezeshkian Tandatangani MoU dengan AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191686-presiden_pezeshkian_tandatangani_mou_dengan_as
Pars Today – Naskah Nota Kesepahaman untuk mengakhiri perang agresif Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran ditandatangani pada dini hari Kamis, 18 Juni 2026, oleh presiden Iran dan Amerika Serikat.
(last modified 2026-06-18T04:47:17+00:00 )
Jun 18, 2026 15:46 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran, Masoud Pezeshkian
    Presiden Iran, Masoud Pezeshkian

Pars Today – Naskah Nota Kesepahaman untuk mengakhiri perang agresif Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran ditandatangani pada dini hari Kamis, 18 Juni 2026, oleh presiden Iran dan Amerika Serikat.

Menurut laporan koresponden politik IRNA, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran, dan Donald Trump, Presiden AS, menandatangani naskah nota kesepahaman tersebut secara digital dan tanpa kehadiran fisik dalam waktu singkat.

 

Mengingat peran Pakistan sebagai mediator dalam proses diplomatik yang mengarah pada kesepahaman Islamabad, Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, juga akan menandatangani naskah nota kesepahaman tersebut.

 

Esmail Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, pada dini hari Kamis (18 Juni) dalam sebuah acara televisi mengumumkan berita ini dan mengatakan: "Naskah nota kesepahaman ditandatangani dalam dua bahasa, Persia dan Inggris."

 

Merujuk pada perubahan metode penandatanganan kesepakatan dari pertemuan tatap muka di Swiss menjadi penandatanganan virtual, ia menambahkan: "Selama 24 jam terakhir, setelah konsultasi yang dilakukan, kami sampai pada kesimpulan bahwa lebih baik nota kesepahaman ditandatangani oleh para presiden kedua negara tanpa perlu kehadiran fisik."

 

Menurut Baghaei, salah satu alasan keputusan ini adalah untuk meningkatkan biaya politik pelanggaran kesepakatan jika ditandatangani langsung oleh para pemimpin kedua negara.

 

Baghaei juga berbicara tentang rencana pertemuan berikutnya di Swiss dan mengatakan: "Fase negosiasi berikutnya akan dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman, dan penyelenggaraan pertemuan Swiss tetap dalam agenda, tetapi keputusan akhir akan diumumkan setelah berkonsultasi dengan para mediator."

 

Sementara itu, jaringan CNN mengutip seorang pejabat AS melaporkan bahwa Donald Trump juga telah menandatangani salinan tertulis kesepakatan tersebut selama pertemuannya di Istana Versailles.

 

Menurut pejabat kedua pihak, implementasi kesepakatan dan dimulainya tahap negosiasi berikutnya akan dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang di bawah pengawasan para mediator. (MF)