Iran Cemaskan Berlanjutnya Operasi Militer Turki di Suriah
-
Bahram Qasemi, Jubir Kemenlu Iran
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan kekhawatiran atas berlanjutnya operasi militer Turki di dalam wilayah Suriah.
IRNA (30/8) melaporkan, Bahram Qasemi, Jubir Kemenlu Iran kembali menegaskan urgensi penghormatan negara-negara dunia atas kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.
Qasemi menuturkan, meskipun perang melawan terorisme dan upaya menjaga stabilitas serta keamanan kawasan merupakan sebuah prinsip asasi yang tidak bisa diubah dan penting dalam kebijakan negara-negara pendukung perdamaian, namun masalah ini tidak boleh menjadi dalih pelanggaran integritas wilayah dan operasi militer atas negara lain tanpa koordinasi dengan pemerintah pusat dan alasan untuk menutup mata atas kedaulatan nasional negara tersebut.
Ia menegaskan, dalam perang melawan terorisme, penggunaan cara-cara yang melanggar kedaulatan politik dan legitimasi pemerintah pusat sebuah negara, tidak dapat diterima.
Jubir Kemenlu Iran menambahkan, berlanjutnya kehadiran militer Turki di wilayah Suriah, memperumit kondisi di negara dilanda perang itu.
"Meluasnya wilayah konflik di Utara Suriah berujung dengan tewasnya warga sipil yang lebih besar dan pasukan Turki harus segera menghentikan langkah militer mereka di Suriah," pungkasnya. (HS)