Financial Times: Prosesi Pemakaman Pemimpin Syahid Iran Termasuk Terbesar dalam Sejarah Modern
https://parstoday.ir/id/news/iran-i192728-financial_times_prosesi_pemakaman_pemimpin_syahid_iran_termasuk_terbesar_dalam_sejarah_modern
Kehadiran jutaan warga Iran dalam pemakaman Ayatullah Sayid Ali Khamenei menjadi sorotan media dunia.
(last modified 2026-07-07T08:15:07+00:00 )
Jul 07, 2026 15:09 Asia/Jakarta
  • Financial Times: Prosesi Pemakaman Pemimpin Syahid Iran Termasuk Terbesar dalam Sejarah Modern

Kehadiran jutaan warga Iran dalam pemakaman Ayatullah Sayid Ali Khamenei menjadi sorotan media dunia.

Kehadiran jutaan warga Iran dalam prosesi pemakaman Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Syahid Revolusi Islam, mendapat liputan luas dari berbagai media internasional.

Media-media dunia menyoroti besarnya jumlah pelayat, menampilkan rekaman udara kerumunan massa, serta mengulas dimensi politik dan diplomatik dari peristiwa tersebut.

Financial Times menulis bahwa prosesi pemakaman Ayatullah Ali Khamenei di Teheran dihadiri jutaan orang dan, dari segi jumlah peserta, termasuk salah satu prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah modern.

The Guardian menyatakan bahwa prosesi tersebut menunjukkan bahwa Iran merupakan garis merah bagi rakyatnya.

Sementara itu, jaringan televisi Irak Al-Ghadir menyebut upacara pemakaman itu sebagai "sebuah referendum besar".

Berikut beberapa tajuk media internasional mengenai peristiwa tersebut:

France 24: "Lautan besar pelayat memenuhi jalan-jalan untuk menghadiri prosesi pemakaman dan memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Syahid Iran."

CNN: "Warga Iran menyerukan pembalasan dalam prosesi pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi."

RT (Russia Today): "Teheran begitu padat pada hari pemakaman hingga tidak ada lagi ruang untuk berdiri."

Sweden Herald: "Lautan manusia menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Syahid Iran di Teheran."

CGTN (Tiongkok): "Prosesi pemakaman Pemimpin Syahid Iran di Teheran dihadiri jutaan warga Iran."

Reuters: "Seruan untuk membalas para pemimpin Amerika Serikat dan Israel menjadi tema utama slogan-slogan dalam aksi jutaan warga Iran."