Araghchi: Hubungan Iran dan Irak Bersifat Mengakar dan Strategis
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193384-araghchi_hubungan_iran_dan_irak_bersifat_mengakar_dan_strategis
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, dalam percakapan melalui telepon dengan mitranya dari Irak, menegaskan bahwa hubungan yang bernilai antara Teheran dan Baghdad tidak boleh dipengaruhi oleh sejumlah pernyataan pribadi dan tidak resmi.
(last modified 2026-07-19T08:34:23+00:00 )
Jul 19, 2026 15:32 Asia/Jakarta
  • Araghchi: Hubungan Iran dan Irak Bersifat Mengakar dan Strategis

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, dalam percakapan melalui telepon dengan mitranya dari Irak, menegaskan bahwa hubungan yang bernilai antara Teheran dan Baghdad tidak boleh dipengaruhi oleh sejumlah pernyataan pribadi dan tidak resmi.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Mehr, Seyyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, dan Fuad Hussein, Menteri Luar Negeri Republik Irak, pada Sabtu sore melakukan pembicaraan melalui telepon mengenai perkembangan terbaru di kawasan menyusul agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran, pelanggaran berulang terhadap ketentuan Nota Kesepahaman Islamabad oleh Washington, serta respons Republik Islam Iran terhadap tindakan-tindakan tersebut.

Dalam percakapan tersebut, Araghchi menyatakan bahwa hubungan antara Republik Islam Iran dan Republik Irak bersifat mengakar, strategis, dan didasarkan pada ikatan sejarah, budaya, agama, serta kepentingan bersama yang mendalam antara kedua bangsa. Ia menegaskan: Hubungan yang bernilai ini tidak boleh dipengaruhi oleh sejumlah pernyataan pribadi dan tidak resmi. Iran menekankan pentingnya saling menghormati, hubungan bertetangga yang baik, serta pengembangan hubungan yang lebih luas lagi dengan pemerintah dan rakyat Irak.

Kedua pihak juga, dalam pembicaraan tersebut, selain membahas berbagai dimensi perkembangan yang sedang berlangsung dan dampaknya terhadap keamanan serta stabilitas kawasan, menekankan pentingnya melanjutkan konsultasi dan koordinasi bilateral guna mencegah meningkatnya ketegangan serta menjaga perdamaian dan keamanan regional.