IRGC: Kami Tewaskan Tentara AS di Al-Rukban dan Hancurkan Infrastruktur Amazon
-
Serangan rudal IRGC
Pars Today - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan, mengumumkan terbunuhnya sejumlah personel militer Amerika di kawasan Al-Rukban, Yordania.
Sebagaimana dilaporkan Pars Today mengutip IRNA, 21 Juli 2026, IRGC pada hari Selasa (21/7) dalam sebuah pernyataan mengumumkan, "Bangsa yang cerdas dan selalu hadir di Iran Islam, operasi pembalasan para pejuang Islam terhadap musuh Amerika terus berjalan dengan sukses. Dalam kelanjutan gelombang ke-24 Operasi Nasser 2, para pejuang Pasukan Dirgantara IRGC, dengan menyerang sebuah kompleks tempat pasukan tentara teroris dan pembunuh anak-anak Amerika di kawasan Al-Rukban, Yordania, menewaskan sejumlah mereka."
Pernyataan itu melanjutkan, "Menteri Perang Amerika, yang sendiri adalah seorang penjahat perang, telah menyebut mereka yang tewas sebagai pahlawan dan jumlah mereka jauh lebih sedikit dari jumlah sebenarnya."
IRGC dalam pernyataannya menegaskan, "Musuh-musuh harus tahu bahwa dalam kamus bangsa mana pun, para prajurit pengecut yang menggunakan senjata canggih untuk membunuh anak-anak tak berdosa tidak disebut pahlawan."
Pernyataan itu melanjutkan, "Para pejuang kemerdekaan di dunia akan segera menghukum para penjahat perang ini atas perbuatan mereka."
Penghancuran Infrastruktur Pusat Data Perusahaan Amerika Amazon di Bahrain
IRGC dalam pernyataan terpisah mengumumkan, "Para pejuang Pasukan Dirgantara IRGC, dalam kelanjutan gelombang ke-24 Operasi Nasser 2, sebagai respons terhadap agresi dan serangan tentara pembunuh anak-anak Amerika terhadap fasilitas yang sedang dibangun dan sipil Dar Khovin, menyerang infrastruktur pusat data perusahaan Amerika Amazon di Bahrain dengan beberapa rudal jelajah dan menghancurkannya."(Sail)