Mayjen Hatami kepada AS: Iran sebagai Kekuatan yang Diperhitungkan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193548-mayjen_hatami_kepada_as_iran_sebagai_kekuatan_yang_diperhitungkan
Panglima Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menegaskan kepada pihak musuh bahwa Amerika Serikat harus memahami bahwa Republik Islam Iran merupakan sebuah kekuatan yang diperhitungkan.
(last modified 2026-07-22T10:18:58+00:00 )
Jul 22, 2026 17:11 Asia/Jakarta
  • Mayjen Hatami kepada AS: Iran sebagai Kekuatan yang Diperhitungkan

Panglima Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menegaskan kepada pihak musuh bahwa Amerika Serikat harus memahami bahwa Republik Islam Iran merupakan sebuah kekuatan yang diperhitungkan.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Mayor Jenderal Hatami, Panglima Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, mengunjungi berbagai satuan Angkatan Darat, Pertahanan Udara, dan Angkatan Udara Iran di Provinsi Isfahan serta meninjau tingkat kesiapan tempur satuan-satuan tersebut.

Dalam pertemuannya dengan para komandan satuan tersebut, Panglima Angkatan Bersenjata Iran mengatakan bahwa tujuan utama musuh dalam perang yang disebutnya sebagai perang yang dipaksakan baru-baru ini adalah menimbulkan kerusakan sebesar-besarnya terhadap sistem Republik Islam dan Iran.

Ia menyatakan bahwa dalam kedua tahap agresi terhadap Iran, tujuan musuh bukan sekadar memberikan pukulan sementara, melainkan, sebagaimana pada tahun 1980, bertujuan meruntuhkan Republik Islam Iran, menghancurkan Iran, dan pada akhirnya memecah belah negara tersebut. Menurutnya, rakyat Iran, sebagaimana selama delapan tahun Perang Pertahanan Suci, tetap berdiri teguh dengan keberanian dan telah menggagalkan tujuan musuh.

Mayor Jenderal Hatami menambahkan, "Kami berperang melawan angkatan bersenjata para pemimpin kekafiran. Amerika Serikat telah menempatkan dirinya pada posisi Fir'aun dan mengira tidak ada angkatan bersenjata di dunia yang mampu menandinginya. Namun kami tetap berdiri teguh, mengendalikan Selat Hormuz, dan menembaki Amerika. Mereka harus mengetahui bahwa Republik Islam Iran adalah sebuah kekuatan yang diperhitungkan serta mengakui martabat bangsa Iran. Banyak pihak menunggu bangsa Iran dipermalukan, tetapi berkat darah Imam Syahid dan seluruh para syuhada, atas kehendak Tuhan Yang Mahakuasa, kemuliaan dan kemenangan menjadi milik rakyat Iran."

Ia melanjutkan bahwa Angkatan Udara Iran telah melaksanakan sebuah operasi penting yang, menurutnya, mengguncang dunia. Ia menyatakan bahwa sebuah pesawat tempur F-5 dalam satu misi berhasil membombardir sebuah pangkalan yang dilengkapi sistem Patriot serta pesawat F-15 dan F-16, lalu kembali dengan selamat. Menurutnya, musuh tidak tahu bagaimana harus menanggung rasa malu karena, sebagai akibat dari misi tersebut, mereka justru menembak jatuh tiga pesawat F-15 milik mereka sendiri. Ia juga mengatakan bahwa Angkatan Darat, Pertahanan Udara, Angkatan Laut, serta Korps Garda Revolusi Islam juga telah menciptakan prestasi serupa.

Hatami menegaskan bahwa karena kebencian terhadap prajurit Angkatan Bersenjata Iran, musuh telah mengerahkan segala kemampuannya untuk menyerang mereka, namun para prajurit Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tetap berdiri tegak.

Pada bagian lain pidatonya, Panglima Angkatan Bersenjata Iran menyinggung perang hibrida yang dilancarkan musuh terhadap rakyat Iran. Menurutnya, selain serangan militer, musuh juga berupaya mematahkan harapan rakyat dan melemahkan semangat mereka melalui media sosial, perang media, dan perang hibrida. Ia menyatakan bahwa apa yang dilakukan media-media yang disebutnya sebagai media musuh tidak berbeda dengan operasi militer karena keduanya saling melengkapi.

Ia juga menegaskan bahwa Iran sama sekali tidak mempercayai musuh, "bahkan sebesar ujung jarum". Menurutnya, Iran telah mengetahui bahwa musuh tidak akan mematuhi nota kesepahaman dan akan melakukan tindakan yang disebutnya sebagai tindakan bodoh. Oleh karena itu, Iran tidak menyia-nyiakan waktu sedikit pun dan terus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan tempurnya.