Anggota Parlemen Iran: Kehadiran Jutaan Peziarah Arbain Tunjukkan Kegagalan Perang Media Musuh
Seorang anggota Komisi Sosial Parlemen Iran mengatakan bahwa kehadiran besar masyarakat dalam pawai Arbain Imam Husain a.s., meskipun di tengah propaganda media-media oposisi, menunjukkan persatuan umat Islam dan kegagalan musuh-musuh.
Menurut Pars Today, mengutip Kantor Berita Mehr, Muslim Salehi, anggota Majelis Syura Islami Iran, dengan menyinggung momentum Arbain Imam Husain a.s., menyatakan: Pawai Arbain saat ini tidak lagi sekadar sebuah ritual keagamaan, melainkan telah menjadi sebuah gerakan besar budaya, sosial, dan peradaban di dunia Islam; sebuah gerakan yang setiap tahun, dengan kehadiran jutaan orang dari berbagai negara, menyampaikan pesan persatuan, keadilan, dan keteguhan dalam menghadapi kezaliman kepada dunia.
Anggota parlemen Iran itu menambahkan: Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan bahwa media-media oposisi dan musuh-musuh Islam, dengan memanfaatkan berbagai sarana propaganda dan operasi psikologis, berupaya mengurangi kemegahan dan kebesaran gerakan rakyat ini atau menganggapnya tidak penting. Namun kenyataannya, kehadiran besar masyarakat dalam pawai Arbain merupakan jawaban yang jelas dan nyata terhadap upaya-upaya tersebut serta menunjukkan bahwa ikatan bangsa-bangsa dengan budaya Asyura jauh lebih mendalam daripada yang dapat dirusak oleh propaganda media.
Anggota Komisi Sosial Majelis Syura Islami Iran itu menambahkan: Musuh-musuh memahami dengan baik bahwa budaya Asyura adalah budaya kemuliaan, kemandirian, kebebasan, dan perlawanan. Di mana pun budaya ini berkembang, ambisi dominasi dan keserakahan mereka akan menghadapi tantangan yang serius. Oleh karena itu, mereka berupaya mencegah masyarakat menghadiri pertemuan akbar ini melalui penyebaran berita bohong, penciptaan opini negatif, dan penyebaran rasa tidak aman. Namun setiap tahun kita menyaksikan bahwa jumlah peziarah bukan hanya tidak berkurang, tetapi justru semakin bertambah dengan hadirnya para pecinta Imam Husain a.s.
Salehi, menyatakan bahwa Arbain merupakan manifestasi modal sosial dunia Islam. ia menegaskan: Kehadiran berbagai lapisan masyarakat, mulai dari orang tua dan anak muda hingga perempuan, anak-anak, dan kaum intelektual, bersama dengan mawkib-mawkib rakyat serta pelayanan sukarela, menunjukkan besarnya kapasitas partisipasi sosial dalam budaya Islam. Modal sosial ini merupakan penopang terbesar bagi bangsa-bangsa Muslim dan dapat menjadi sumber inspirasi dalam berbagai bidang budaya dan sosial.
Wakil rakyat Eqlid di Majelis Syura Islami Iran itu menegaskan: Salah satu pesan terpenting dari pawai Arbain adalah persatuan umat Islam. Dalam perjalanan ini kita menyaksikan kehadiran para peziarah dari puluhan negara dengan bahasa, etnis, dan budaya yang berbeda-beda, namun semuanya bersatu karena kecintaan kepada Ahlulbait a.s. Kebersamaan dan solidaritas ini menampilkan gambaran nyata tentang umat Islam serta menggagalkan banyak proyek adu domba yang dijalankan oleh musuh-musuh.