Amir Hatami: Kemampuan Pertahanan Iran Mengubah Perhitungan Musuh
Komandan Umum Angkatan Darat Iran mengatakan: “Bangsa yang dengan kemampuan kuat anak-anak bangsanya sendiri membangun perisai pertahanan dan menggunakannya untuk menjaga kehormatan serta kemerdekaannya, tidak hanya tidak akan menyerah, tetapi tanpa diragukan lagi akan menang.”
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Mayjen Amir Hatami, Komandan Umum Angkatan Darat Iran, dalam sebuah pesan menyampaikan ucapan selamat Hari Industri Pertahanan kepada Brigjen Pasukan Garda Revolusi Sayyid Majid Ibn al-Reza, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran.
Dalam pesannya, Amir Hatami menyatakan bahwa selama beberapa tahun terakhir, Kementerian Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran, melalui perancangan, pembuatan, dan peningkatan berbagai peralatan serta sistem pertahanan yang dibutuhkan angkatan bersenjata, telah memainkan peran penting dalam memperkuat daya tangkal dan meningkatkan kemampuan pertahanan Republik Islam Iran.
Ia menegaskan bahwa sebagian besar pencapaian tersebut telah menunjukkan efektivitas dan kemampuan mereka di medan pertempuran nyata serta dalam berbagai perang baru-baru ini. Di hadapan dunia, pencapaian tersebut telah menjadi simbol kemampuan dan kapasitas industri pertahanan dalam negeri Iran.
Ia mengingatkan bahwa dalam berbagai situasi sulit yang dihadapi belakangan ini, keterkaitan antara kemampuan tempur angkatan bersenjata Iran dan kapasitas luar biasa industri pertahanan negara telah memperlihatkan secara nyata kekuatan nasional Republik Islam Iran.
Hal tersebut membuat musuh, dalam menghadapi keteguhan dan kemampuan pertahanan bangsa Iran, mengubah perhitungan mereka dan pada akhirnya menerima kesepahaman serta solusi politik.
Mayjen Hatami menegaskan bahwa Angkatan Darat Republik Islam Iran memandang kerja sama dan sinergi dengan Kementerian Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata sebagai salah satu pilar penguatan kapasitas pertahanan negara.
Ia menekankan perlunya melanjutkan kerja sama strategis tersebut untuk memenuhi kebutuhan angkatan darat, meningkatkan peralatan, melakukan transfer pengalaman, serta memanfaatkan kapasitas ilmiah dan industri yang dimiliki negara.