Dokumenter Iran 'Anak Digital' Raih Penghargaan Pasolini 2026 di Italia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195504-dokumenter_iran_'anak_digital'_raih_penghargaan_pasolini_2026_di_italia
Pars Today - Dokumenter "Anak Digital", yang diproduksi dengan partisipasi dari Pusat Penelitian Ilmu Kognitif dan Otak Universitas Shahid Beheshti, memenangkan Penghargaan Pasolini 2026 di Italia.
(last modified 2026-08-24T07:06:56+00:00 )
Aug 24, 2026 14:05 Asia/Jakarta
  • Film dokumentasi Iran
    Film dokumentasi Iran "Anak Digital"

Pars Today - Dokumenter "Anak Digital", yang diproduksi dengan partisipasi dari Pusat Penelitian Ilmu Kognitif dan Otak Universitas Shahid Beheshti, memenangkan Penghargaan Pasolini 2026 di Italia.

Melaporkan dari IRNA, Senin, 24 Agustus 2026, dokumenter "Anak Digital", disutradarai oleh Mohammad Ahmadi dan bekerja sama dengan Pusat Penelitian Ilmu Kognitif dan Otak Universitas Shahid Beheshti serta Pusat Autisme Tehran, berhasil meraih Penghargaan Pasolini 2026 dari Festival Lukania, Italia, sebuah pencapaian yang sekali lagi menunjukkan kapasitas ilmiah dan penelitian Universitas Shahid Beheshti di bidang ilmu kognitif dan perkembangan saraf anak-anak di panggung internasional.

Dokumenter ini, dengan fokus pada konsekuensi paparan dini dan berkepanjangan anak-anak terhadap alat dan media digital, termasuk ponsel, tablet, dan televisi, berupaya meneliti efek penggunaan layar yang berlebihan pada perkembangan saraf anak-anak berdasarkan temuan penelitian dan pengalaman klinis para ahli.

Dalam produksi dan bimbingan ilmiah karya ini, Prof. Hamidreza Pouretemad, pendiri Pusat Penelitian Ilmu Kognitif dan Otak Universitas Shahid Beheshti dan Pusat Autisme Tehran, Dr. Saeed Sadeghi, Kepala Laboratorium Psikologi Siber di pusat penelitian tersebut, dan Dr. Monireh Mansouri, Kepala Laboratorium Neurodevelopmental Hewan di pusat penelitian yang sama, bersama dengan tim spesialis Pusat Autisme Tehran dan dengan partisipasi Dr. Sima Saniei, berkontribusi.

"Anak Digital" meneliti pengaruh pola penggunaan layar pada berbagai aspek perkembangan anak, termasuk fungsi kognitif dan eksekutif, keterampilan komunikasi dan sosial, regulasi perilaku dan emosi, perhatian, dan interaksi dengan lingkungan. Karya ini juga menekankan pentingnya memperhatikan usia anak, durasi dan pola penggunaan alat digital, serta sejauh mana interaksi nyata, bermain, aktivitas fisik, dan hubungan dengan orang tua dan teman sebaya telah tergantikan.

Salah satu fokus penting dari dokumenter ini adalah menjelaskan perbedaan antara gangguan spektrum autisme dan beberapa tanda serta masalah perkembangan dan perilaku yang terkait dengan paparan berlebihan terhadap media digital. Berdasarkan hal ini, diagnosis gangguan perkembangan memerlukan evaluasi khusus dan komprehensif, dan seseorang tidak dapat menilai ada tidaknya gangguan perkembangan hanya berdasarkan seberapa banyak anak menggunakan ponsel, tablet, atau televisi.

Menerima Penghargaan Pasolini 2026 dari Festival Lukania merupakan pencapaian internasional bagi dokumenter ini dan tim pembuatnya, dan telah membuka jalan untuk memperkenalkan kapasitas ilmiah dan klinis Iran di bidang perkembangan saraf anak-anak dan studi terkait autisme dan media digital.

Kerja sama antara Pusat Penelitian Ilmu Kognitif dan Otak Universitas Shahid Beheshti dan Pusat Autisme Tehran dalam proyek ini telah menciptakan jembatan antara penelitian ilmiah, pengalaman klinis, dan narasi dokumenter, sebuah jembatan yang berupaya menyoroti perlunya kesadaran keluarga, pengelolaan penggunaan alat digital oleh anak-anak, dan perhatian pada evaluasi serta intervensi dini.

Dokumenter "Anak Digital" telah tersedia secara gratis untuk umum dengan tujuan meningkatkan kesadaran keluarga-keluarga Iran tentang konsekuensi penggunaan media digital yang berlebihan.

"Dokumenter Iran "Anak Digital" memenangkan Penghargaan Pasolini 2026 di Festival Lukania, Italia. Film ini, yang diproduksi dengan kolaborasi antara Pusat Penelitian Ilmu Kognitif dan Otak Universitas Shahid Beheshti dan Pusat Autisme Tehran, meneliti dampak negatif dari paparan dini dan berlebihan terhadap perangkat digital (ponsel, tablet, TV) pada perkembangan saraf anak-anak."(Sail)