Iran Luncurkan Basis Data Silsilah Nasional untuk Permudah Layanan Hukum dan Sosial
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195630-iran_luncurkan_basis_data_silsilah_nasional_untuk_permudah_layanan_hukum_dan_sosial
Pars Today - Kepala Organisasi Pencatatan Sipil Iran mengumumkan penyelesaian dan pengoperasian fase pertama dari proyek nasional "Silsilah Kekerabatan Orang Iran", yang berfokus pada hubungan perkawinan (sababi) dan keturunan (nasabi).
(last modified 2026-08-26T05:58:27+00:00 )
Aug 26, 2026 12:51 Asia/Jakarta
  • Kartu Tanda Penduduk Iran
    Kartu Tanda Penduduk Iran

Pars Today - Kepala Organisasi Pencatatan Sipil Iran mengumumkan penyelesaian dan pengoperasian fase pertama dari proyek nasional "Silsilah Kekerabatan Orang Iran", yang berfokus pada hubungan perkawinan (sababi) dan keturunan (nasabi).

Melaporkan IRNA dari Organisasi Pencatatan Sipil Iran, Rabu, 26 Agustus 2026, Mohammad Jamaloo mengumumkan berakhirnya fase pertama proyek nasional ini, dan mengatakan, "Pencapaian besar ini terwujud setelah bertahun-tahun upaya dan kerja sama semua rekan di seluruh negeri. Pada pukul 10:42 hari Kamis, 20 Agustus 2026, dokumen identitas terakhir dalam basis data populasi negara diproses dalam kerangka proyek hubungan perkawinan dan keturunan".

Ia menambahkan, "Dengan selesainya fase ini, hubungan perkawinan dan keturunan di antara 98.406.909 dokumen identitas warga Iran telah diekstraksi dan dicatat dalam struktur data proyek ini".

Kepala Organisasi Pencatatan Sipil menyatakan bahwa proyek ini merupakan infrastruktur penting untuk menyediakan layanan yang akurat, cerdas, dan real-time bagi seluruh penduduk.

Ia melanjutkan, "Pemanfaatan data dari proyek 'Silsilah Kekerabatan Orang Iran' dapat memainkan peran efektif dalam menyediakan layanan seperti penetapan ahli waris, penentuan rumah tangga dalam proses pembayaran subsidi, dan layanan hukum, sosial, dan kesejahteraan lainnya".

Ia menambahkan bahwa masuknya kumpulan data identitas besar yang berharga ini ke dalam operasi praktis akan memungkinkan masyarakat dan sistem manajemen makro negara untuk menikmati manfaatnya, dan merupakan langkah efektif menuju peningkatan hak-hak sipil, mempercepat terwujudnya pemerintahan elektronik, dan meningkatkan efisiensi layanan hukum secara real-time.

Jamaloo mengatakan bahwa penyelesaian fase pertama proyek ini dilakukan dengan mengandalkan pengetahuan lokal dan keahlian khusus Organisasi Pencatatan Sipil, di bidang desain perangkat lunak, arsitektur data, pemrosesan data, dan peningkatan akurasi informasi. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan keahlian staf organisasi yang kompeten di seluruh negeri.

Menurut Kepala Organisasi Pencatatan Sipil, pelaksanaan fase kedua dan terakhir dari proyek ini juga telah dimulai.

Perlu dicatat bahwa proyek nasional "Silsilah Kekerabatan Orang Iran", yang bertujuan untuk mengekstraksi dan menjelaskan jalur hubungan antar generasi dan lintas generasi orang Iran, telah dimulai pada Juli 2023. Proyek ini, dengan memanfaatkan basis data identitas yang komprehensif dan kaya di negara ini, di samping mengidentifikasi rantai hubungan keluarga dan kekerabatan warga negara Iran, menyediakan landasan untuk menghasilkan hasil hukum yang valid dan dapat diandalkan dalam topik-topik terkait.

"Organisasi Pencatatan Sipil Iran menyelesaikan fase pertama proyek nasional "Silsilah Kekerabatan Orang Iran", yang berhasil menghubungkan 98.406.909 dokumen identitas melalui hubungan perkawinan dan keturunan. Proyek ini, yang dimulai pada Juli 2023, bertujuan untuk menyediakan infrastruktur data yang akurat untuk layanan seperti penetapan ahli waris, penentuan rumah tangga untuk subsidi, dan berbagai layanan hukum, sosial, dan kesejahteraan lainnya. Fase kedua dan terakhir dari proyek ini juga telah dimulai."(Sail)