Sejarah! Iran Juara Dunia Voli U-17 Putra
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195866-sejarah!_iran_juara_dunia_voli_u_17_putra
Pars Today - Tim nasional bola voli putra U-17 Iran, setelah melewati Prancis di pertandingan final dan mencatat kemenangan ketujuh mereka, menjadi juara dunia.
(last modified 2026-08-30T09:52:36+00:00 )
Aug 30, 2026 13:30 Asia/Jakarta
  • Sejarah! Iran Juara Dunia Voli U-17 Putra
    Sejarah! Iran Juara Dunia Voli U-17 Putra

Pars Today - Tim nasional bola voli putra U-17 Iran, setelah melewati Prancis di pertandingan final dan mencatat kemenangan ketujuh mereka, menjadi juara dunia.

Melaporkan IRNA, Sabtu, 29 Agustus 2026, hari terakhir dari edisi kedua Kejuaraan Bola Voli Putra U-17 Dunia berlangsung dengan dua pertandingan di Doha, Qatar.

Tim nasional bola voli putra U-17 Iran bertemu Prancis di pertandingan final pada pukul 17:30 dan mengalahkan mereka 3-1, sehingga berdiri di puncak dunia.

Tim asuhan Arash Sadeghiani kalah di set ketiga dengan skor 22-25, tetapi memenangkan set pertama, kedua, dan keempat dengan skor 25-18, 25-15, dan 25-12, dan meraih kemenangan ketujuh berturut-turut untuk menjadi juara dunia U-17 untuk pertama kalinya.

Tim putra U-17 Iran di enam pertandingan sebelumnya berhasil mengalahkan Aljazair, Cina Taipei (dua kali), Pakistan (dua kali), dan Argentina, sehingga Prancis menjadi korban ketujuh dan tim Sadeghiani berhak menjadi juara dunia.

Sina Hazrati, Ajvan Namazi, Monib Sheikh, Akam Ebrahimnezhad, Amirreza Faramarzi, Parsa Maghsoudi, dan Arash Ashrafi adalah starter Iran dalam pertandingan ini.

Aydin Poush, Seyed Amirreza Mirhoseini, Radan Salehi, Hamzeh Aghcheli, Mohammadreza Zibaei, Sina Ahmadi, dan Yasin Asadizadeh adalah pemain lain yang memperkuat tim Iran dalam kompetisi ini.

Wasit dari Hong Kong dan Filipina memimpin pertandingan Iran vs Prancis.

Mostafa Rezaei (kepala rombongan), Arash Sadeghiani (pelatih kepala), Hossein Vaziri (konsultan teknis), Hesamoddin Naeiji, Asghar Najafi, Vahid Sadeghi, Javad Rezaei-Nasr (pelatih), Mehdi Asadi (terapis), Mohammad Mohammadian (pelatih fisik), dan Amir Samimi (analis) membentuk staf teknis tim U-17 Iran.

Di pertandingan perebutan tempat ketiga, Brasil mengalahkan Argentina dan meraih medali perunggu di Kejuaraan U-17 Putra Dunia. Argentina memenangkan set pertama 25-21, tetapi kalah di set kedua hingga keempat dengan skor 17-25, 18-25, dan 13-25, sehingga puas dengan posisi keempat.

Tim nasional bola voli putra U-17 Iran mencatat sejarah dengan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final (25-18, 25-15, 22-25, 25-12). Kemenangan ini merupakan kemenangan ketujuh berturut-turut bagi Iran, setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair, Cina Taipei (dua kali), Pakistan (dua kali), dan Argentina.”(Sail)