Perang Iran Menggempur Dompet AS: Biaya Energi Tembus 100 Miliar Dolar
-
Harga bahan bakar yang terus meningkat di Amerika
ParsToday - Perkiraan dari sebuah universitas Amerika menunjukkan bahwa perang dengan Iran sejauh ini telah membebankan biaya tambahan sekitar 100 miliar dolar AS kepada konsumen Amerika Serikat akibat kenaikan harga energi.
Melansir ParsToday yang mengutip IRNA, Selasa, 08 September 2026, berdasarkan perkiraan real-time Universitas Brown hingga Senin (7/9) pagi, biaya tambahan akibat kenaikan harga energi bagi warga AS terus meningkat, dengan rata-rata sekitar satu juta dolar ditambahkan ke angka tersebut setiap dua menit.
Axios, merujuk pada dampak luas kenaikan harga energi terhadap ekonomi AS, menulis, "Inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga energi dapat muncul di berbagai sektor ekonomi."
Laporan ini juga menekankan bahwa kenaikan harga solar akhir-akhir ini, khususnya, dapat berdampak signifikan pada biaya transportasi barang dan perjalanan umum di AS dalam beberapa pekan dan bulan mendatang.
Meningkatnya biaya energi di AS muncul di tengah kondisi di mana konsekuensi ekonomi dari perang dengan Iran dan gangguan yang ditimbulkannya di pasar energi telah menjadi salah satu kekhawatiran yang terus meningkat bagi konsumen dan pelaku ekonomi di Amerika Serikat.
"Perang dengan Iran telah membebani konsumen Amerika Serikat dengan biaya energi tambahan sekitar 100 miliar dolar akibat kenaikan harga energi, menurut perkiraan real-time Universitas Brown. Angka ini terus bertambah rata-rata satu juta dolar setiap dua menit. Kenaikan harga solar diprediksi akan berdampak signifikan pada biaya transportasi barang dan perjalanan umum dalam beberapa pekan ke depan. Axios menyoroti bahwa inflasi akibat kenaikan harga energi dapat merambat ke berbagai sektor ekonomi AS."(Sail)