Araghchi kepada Menlu Inggris: Tiga Negara Eropa Harus Bertanggung Jawab
-
Ed Miliband, Menteri Luar Negeri Inggris dan Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran
Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan, “Tiga negara Eropa karena tidak mengambil sikap tegas terhadap agresi militer Amerika harus bertanggung jawab.”
Melansir kantor berita Tasnim, Jumat, 25 September 2026, Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, yang melakukan perjalanan ke New York untuk menghadiri pertemuan tahunan Majelis Umum PBB, pada Kamis (24/9) sore di sela-sela pertemuan ini bertemu dan berdialog dengan Ed Miliband, Menteri Luar Negeri Inggris.
Menteri Luar Negeri Iran dan Inggris dalam pertemuan ini berbicara tentang hubungan bilateral Iran-Inggris serta topik-topik kawasan dan internasional.
Menteri Luar Negeri Iran menilai ketidakamanan yang ada di kawasan dan Selat Hormuz sebagai akibat agresi militer Amerika-rezim Zionis yang dilakukan dengan dukungan dan penyertaan sebagian negara Eropa dan menyebabkan kerugian besar bagi Iran, kawasan, dan dunia.
Menlu Iran menilai terwujudnya stabilitas dan keamanan berkelanjutan di kawasan bergantung pada berakhirnya pendudukan dan terpenuhinya hak-hak sah bangsa Palestina khususnya hak menentukan nasib sendiri, dan mengingatkan bahwa pemerintah Inggris dan sebagian pemerintah Eropa lainnya karena peran mereka dalam pembentukan dan kelanjutan rezim pendudukan dan teroris di Asia Barat harus bertanggung jawab.
Araghchi menuntut perbaikan pendekatan destruktif dan tidak bertanggung jawab sebagian pemerintah Eropa terhadap Iran dan perkembangan kawasan, dan menegaskan bahwa desakan untuk campur tangan dalam urusan dalam negeri negara-negara dan penggunaan instrumental konsep-konsep hak asasi manusia sama sekali tidak dapat diterima.
Menlu Iran menilai kelanjutan dukungan menyeluruh di bidang persenjataan dan politik Inggris dan sebagian negara Eropa lainnya sebagai faktor utama dalam memperburuk kejahatan rezim pendudukan terhadap rakyat Palestina dan negara-negara kawasan, dan menegaskan bahwa Inggris dan negara-negara lain berdasarkan perjanjian internasional terkait wajib mengambil tindakan untuk penuntutan pidana dan hukuman terhadap pejabat rezim Zionis karena genosida dan kejahatan perang.
Sayid Abbas Araghchi juga dengan menekankan pendekatan bertanggung jawab Iran dalam menggunakan kapasitas diplomasi untuk menyelesaikan masalah terkait program nuklir damai Iran, mencatat, “Tiga negara Eropa karena mengikuti tindakan ilegal Amerika dalam masalah snapback dan juga karena tidak mengambil sikap tegas terhadap agresi militer Amerika dan Israel terhadap fasilitas nuklir damai Iran harus bertanggung jawab.”
Menteri Luar Negeri Iran dan Inggris dalam pertemuan ini juga membahas dan bertukar pandangan tentang hubungan bilateral serta konsultasi diplomatik dan konsuler kedua negara.
“Menteri Luar Negeri Iran Sayied Abbas Araghchi bertemu Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband di sela-sela Majelis Umum PBB di New York. Araghchi menegaskan tiga negara Eropa harus bertanggung jawab karena tidak mengambil sikap tegas terhadap agresi militer AS. Ia menilai ketidakamanan di kawasan dan Selat Hormuz sebagai akibat agresi militer AS-rezim Zionis yang didukung sebagian negara Eropa, menimbulkan kerugian besar bagi Iran, kawasan, dan dunia.”(Sail)