Jenderal Shekarchi: Kami Akan Merespons Agresi Musuh dengan Teknologi Baru
https://parstoday.ir/id/news/iran-i197534-jenderal_shekarchi_kami_akan_merespons_agresi_musuh_dengan_teknologi_baru
Pars Today - Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, dengan merujuk pada peningkatan kemampuan rudal dan drone negara, mengatakan, "Rudal dan drone Iran telah menjadi lebih canggih dan lebih kuat dan kali ini kami memiliki kejutan untuk musuh dan kami akan merespons kemungkinan agresi musuh dengan teknologi militer baru."
(last modified 2026-09-27T04:22:31+00:00 )
Sep 27, 2026 13:55 Asia/Jakarta
  •  Juru Bicara Senior Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran,  Jenderal Shekarchi
    Juru Bicara Senior Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, Jenderal Shekarchi

Pars Today - Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, dengan merujuk pada peningkatan kemampuan rudal dan drone negara, mengatakan, "Rudal dan drone Iran telah menjadi lebih canggih dan lebih kuat dan kali ini kami memiliki kejutan untuk musuh dan kami akan merespons kemungkinan agresi musuh dengan teknologi militer baru."

Melansir IRNA, Sabtu, 26 September 2026, Jenderal Abolfazl Shekarchi Sabtu (26/9) malam dalam wawancara khusus berita, sambil mengenang para syuhada khususnya Pemimpin Syahid Iran, menyatakan, "Selama lima dekade usia Revolusi Islam dan permusuhan arogansi global terhadap negara kami, perang delapan tahun dengan komando Amerika dan sistem arogansi dipaksakan pada kami oleh rezim Baath Irak."

Ia menambahkan, "Perang dengan sendirinya bukanlah hal yang baik, tetapi meskipun kerugian besar, ia membuat bangsa kami teruji dan siap untuk kesulitan dan prestasi lebih besar dalam membela negara."

Jenderal Shekarchi melanjutkan, "Sejak hari-hari pertama delapan tahun Pertahanan Suci, kewibawaan angkatan bersenjata kami terbentuk dan seiring waktu, angkatan bersenjata kami mengalami tren pertumbuhan dari segi ilmiah dan kemajuan selama Pertahanan Suci dari awal perang hingga akhir perang."

Ia mengatakan, "Salah satu pencapaian terpenting Pertahanan Suci selain karunia Tuhan adalah mobilisasi rakyat sebagai fenomena tak tertandingi. Mobilisasi rakyat dalam pertempuran dan dukungan rakyat dalam perang memainkan banyak peran."

Jenderal Shekarchi menegaskan, "Artesh Republik Islam [tentara reguler] setelah kemenangan Revolusi adalah Artesh yang terbebas dari tangan penasihat Amerika dan selanjutnya komandan-komandan ideologis berada di atas Artesh dan IRGC di samping Artesh terbentuk sebagai kekuatan baru dan kuat dan kami mencapai kewibawaan yang patut dicontoh."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, "Angkatan bersenjata dalam perang imposisi pertama dan selama membela Iran berupaya meningkatkan kemampuan tempur dan menggunakan teknologi modern terkini; contoh nyatanya adalah dimulainya pembuatan rudal pada masa perang dengan rezim Baath."

Ia menambahkan, "Perubahan terpenting dalam angkatan bersenjata setelah kemenangan Revolusi Islam adalah perubahan doktrin pertahanan dari perang klasik menjadi perang asimetris."

Jenderal Shekarchi dengan menyatakan bahwa metode klasik dapat dikalahkan dalam menghadapi perang asimetris, melanjutkan, "Perang asimetris berarti dengan biaya lebih rendah dan peralatan pertahanan yang lebih sederhana tetapi lebih efektif dan aplikatif, berdiri melawan senjata berat mahal musuh dan mencapai kemenangan."

Ia menambahkan, "Di Iran, taktik perang asimetris dibangun atas dasar pengorbanan, keyakinan, dan spiritualitas."

Kami Termasuk Angkatan Bersenjata Paling Canggih di Dunia

Jenderal Shekarchi menambahkan, "Selama Perang Paksa Pertama, bahkan benang jahit pun tidak dijual kepada kami untuk mengobati para pejuang."

Ia menambahkan, "Iran pasca-Revolusi Islam dari ketergantungan dalam penyediaan benang jahit dan kawat berduri telah mencapai produksi kebutuhan pertahanan terkini."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran mencatat, "Iran pasca-Revolusi Islam bersaing dengan musuh-musuhnya dan bahkan melampaui mereka."

Rudal Buatan Syahid Tehrani Moghaddam Membuat Musuh Bertekuk Lutut

Ia menegaskan, "Jenderal Syahid Hassan Tehrani Moghaddam mampu membawa Iran mencapai swasembada penuh di bidang rudal."

Jika Musuh Sedikit Berakal, Tidak Akan Menyerang Iran

Jubir Angkatan Bersenjata Iran melanjutkan, "Dalam angkatan bersenjata, prinsipnya adalah perlindungan informasi untuk menciptakan kejutan pada musuh."

Jenderal Shekarchi menambahkan, "Musuh menyadari kesalahan perhitungannya terhadap ketahanan dan kemampuan pertahanan Iran."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran mencatat, "Iran memiliki komponen unik dalam kekuatan nasional dan kehadiran rakyat di lapangan dan jalan-jalan merupakan pilar fundamental kemenangan Iran dalam perang melawan musuh."

Ia mengatakan, "Rakyat dan angkatan bersenjata sepenuhnya siap untuk berperang melawan musuh Amerika-Zionis."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran melanjutkan, "Angkatan bersenjata Iran yang perkasa jauh lebih kuat dari masa dimulainya Perang Paksa Kedua dan Ketiga."

Jenderal Shekarchi menambahkan, "Angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi yang sangat baik."

Ia menegaskan, "Rudal dan drone Iran telah menjadi lebih canggih dan lebih kuat dan kali ini kami memiliki kejutan untuk musuh dan kami akan merespons kemungkinan agresi musuh dengan teknologi militer baru."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran dalam bagian pembicaraannya mengatakan, "Hingga kini kami tidak menyerang kedaulatan negara-negara Muslim tetangga dan respons Iran adalah terhadap kepentingan dan pusat-pusat Amerika di negara-negara itu."

Jenderal Shekarchi dalam nasihatnya kepada negara-negara Muslim tetangga menyatakan, "Pikirkanlah diri kalian sendiri; tidak ada kebaikan yang datang dari Amerika."

Kali Ini Kami Akan Merespons Kemungkinan Agresi Musuh dengan Teknologi Militer Baru

Jubir Angkatan Bersenjata Iran melanjutkan, "Angkatan bersenjata Iran yang perkasa jauh lebih kuat dari masa dimulainya Perang Paksa Kedua dan Ketiga."

Ia mengatakan, "Angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi yang sangat baik. Rudal dan drone Iran telah menjadi lebih canggih dan lebih kuat dan kali ini kami memiliki kejutan untuk musuh dan kami akan merespons kemungkinan agresi musuh dengan teknologi militer baru."

Jenderal Shekarchi menyatakan, "Kami tidak akan mundur sedikit pun di hadapan musuh; kehendak Republik Islam Iran adalah menghancurkan musuh-musuhnya."

Pengelolaan Selat Hormuz Ada di Tangan Iran

Ia tentang pengelolaan Selat Hormuz mengatakan, "Setiap kapal yang ingin melewati di luar jalur Iran tidak akan aman."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, "Republik Islam Iran sebagai kekuatan global tidak akan pernah membiarkan Amerika kembali ke posisi sebelumnya dalam tatanan dunia baru."

Jenderal Shekarchi melanjutkan, "Orang-orang Amerika tidak memiliki jalan keluar selain meninggalkan kawasan Asia Barat dan semakin cepat mereka keluar, semakin sedikit kerugian mereka."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran menambahkan, "Biarkan orang-orang Amerika memimpikan intervensi di Selat Hormuz dan jika mereka campur tangan di Selat Hormuz, mereka akan menerima tamparan.

Jubir Angkatan Bersenjata Iran juga dalam bagian wawancaranya mengatakan, "Bahkan dengan berakhirnya perang, kami tidak akan melupakan para pembunuh Imam Syahid dan bangsa Iran yang tertindas dan mereka akan menerima balasan atas perbuatan mereka."

Jenderal Shekarchi melanjutkan, "Orang-orang Amerika tidak memiliki jalan selain keluar dari Asia Barat dan semakin cepat mereka pergi, semakin sedikit kerugian yang mereka alami."

Ia menambahkan, "Kawasan pasti akan aman setelah kepergian mereka."

Jubir Angkatan Bersenjata Iran melanjutkan, "Baik rudal maupun drone kami telah menjadi lebih canggih dibandingkan perang dan kami juga telah mencapai teknologi militer baru yang dapat melancarkan pukulan menghancurkan pada musuh jika ia melakukan kesalahan."(Sail)