Reuters: Blokade Laut AS terhadap Iran Gagal
-
Pemandangan kapal di Selat hormuz
Pars Today - Kantor berita Reuters mengumumkan, “Data pelayaran menunjukkan Iran meskipun menghadapi blokade laut dari tentara teroris Amerika Serikat, berhasil mengekspor gas cair dan avtur dari Teluk Persia.”
Menurut laporan Pars Today, Jumat, 16 Oktober 2026, kantor berita Reuters menulis, “Analisis kelompok Amerika "United Against Nuclear Iran" (UANI) yang memantau lalu lintas tanker terkait Iran dengan menggunakan pelacakan kapal dan satelit, mengumumkan bahwa setidaknya delapan tanker gas yang membawa gas cair Iran telah meninggalkan Teluk Oman sejak pertengahan Juli.”
Reuters menambahkan, “Citra satelit dan analisis lebih lanjut dari kelompok intelijen maritim SynMax juga menunjukkan bahwa satu tanker lain yang membawa avtur Iran pada bulan September telah tiba di Myanmar.
Namun, Komando Pusat tentara teroris Amerika Serikat (CENTCOM) untuk menutupi kegagalan dan memengaruhi pasar energi mengklaim bahwa blokade laut terhadap Iran yang diberlakukan untuk pertama kalinya pada 13 April adalah "tak terbantahkan". Blokade ini pada bulan Juni setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai rancangan nota kesepahaman di Islamabad dibatalkan, tetapi pada 14 Juli dan setelah runtuhnya nota itu, kembali diberlakukan.
“Kantor berita Reuters mengumumkan bahwa data pelayaran menunjukkan Iran meskipun menghadapi blokade laut dari tentara AS, berhasil mengekspor gas cair dan avtur dari Teluk Persia. Analisis kelompok UANI yang memantau lalu lintas tanker Iran dengan pelacakan kapal dan satelit menyatakan setidaknya delapan tanker gas Iran meninggalkan Teluk Oman sejak pertengahan Juli.”(Sail)