Berlin: Ucapan Trump soal Ukraina Bernuansa Pemilu
-
Johann Wadephul, Menteri Luar Negeri Jerman
Pars Today - Menteri Luar Negeri Jerman dengan menyebut kedekatan pemilihan Kongres Amerika Serikat, menyatakan pernyataan Presiden Amerika Serikat terhadap Ukraina memiliki tujuan elektoral.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr, mengutip Reuters, Jumat, 16 Oktober 2026, Johann Wadephul, Menteri Luar Negeri Jerman, dan Paulo Rangel, mitranya dari Portugal, dalam konferensi pers bersama di Berlin menegaskan kelanjutan dukungan terhadap Ukraina.
Menteri Luar Negeri Jerman dengan menyebut posisi negaranya terhadap perang Ukraina mengatakan, "Kami meyakini bahwa dalam kondisi saat ini, memberikan konsesi kepada penjajah akan menjadi sinyal yang sepenuhnya salah."
Menlu Jerman juga menilai pernyataan terbaru Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dalam kerangka tahap akhir kampanye pemilihan Amerika Serikat.
Ia menambahkan, "Menurut saya, kita harus memperhatikan substansi persoalannya; bahwa Amerika Serikat masih mendukung Ukraina bersama kami."
Menteri Luar Negeri Portugal juga dalam pertemuan ini mengatakan, "Dalam situasi geopolitik yang sulit ini, kami memiliki pandangan bersama yang mencakup pembelaan multilateralisme, promosi perdamaian, dan solidaritas yang tak tergoyahkan dengan Ukraina."
Presiden Amerika Serikat dalam hari-hari terakhir sambil menegaskan pencabutan sanksi solar Rusia, menuntut penyelenggaraan pemilihan untuk mengganti presiden Ukraina.
“Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, dengan menyebut kedekatan pemilihan Kongres AS, menyatakan pernyataan Presiden AS terhadap Ukraina memiliki tujuan elektoral. Dalam konferensi pers bersama di Berlin dengan mitranya dari Portugal, Paulo Rangel, keduanya menegaskan kelanjutan dukungan terhadap Ukraina.”(Sail)