Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

Pemilu

  • Kubu Republik AS Khawatir Dampak Perang dengan Iran

    Kubu Republik AS Khawatir Dampak Perang dengan Iran

    Mar 11, 2026 13:48

    Pars Today – Koran New York Times mengisyaratkan kekahwatiran kubu Republik Amerika atas dampak perang dengan Iran.

  • 221 Ribu Lebih Mendaftar untuk Dewan Desa Iran

    221 Ribu Lebih Mendaftar untuk Dewan Desa Iran

    Feb 21, 2026 10:33

    ParsToday – Pada hari terakhir pendaftaran calon anggota Dewan Desa, sebanyak 221.786 orang telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam pemilihan periode ini.

  • Ke mana Arah Proses Penunjukan Calon Perdana Menteri Irak?

    Ke mana Arah Proses Penunjukan Calon Perdana Menteri Irak?

    Jan 08, 2026 21:21

    Pars Today – Salah satu anggota Koalisi Kerangka Kerja Koordinasi Irak mengonfirmasi pengumuman kandidat posisi perdana menteri dalam beberapa hari mendatang.

  • Bagaimana Proses Pemilihan Presiden di Parlemen Irak?

    Bagaimana Proses Pemilihan Presiden di Parlemen Irak?

    Jan 05, 2026 14:17

    Pars Today - Batas waktu yang diumumkan oleh parlemen Irak untuk mencalonkan kandidat presiden negara itu berakhir pada hari Senin (05/01/2026), sementara partai-partai Kurdi utama belum mencapai kesepakatan tentang pencalonan kandidat untuk jabatan ini, yang secara tradisional diperuntukkan bagi orang Kurdi.

  • Prancis Melarang Medsos untuk Anak-Anak dan Ribuan Penumpang Terlantar

    Prancis Melarang Medsos untuk Anak-Anak dan Ribuan Penumpang Terlantar

    Jan 04, 2026 15:12

    Pars Today - Prancis menyaksikan peristiwa domestik penting dan reaksi internasional pada pekan pertama tahun baru yang dimulai dari "larangan media sosial untuk anak-anak di bawah 15 tahun" hingga posisi pemerintah terkait perkembangan di Venezuela.

  • Berapa Banyak Perwakilan yang Dimiliki Minoritas di Parlemen Iran?

    Berapa Banyak Perwakilan yang Dimiliki Minoritas di Parlemen Iran?

    Jan 04, 2026 14:57

    Pars Today - Menurut Konstitusi Republik Islam Iran, minoritas agama di Iran dihormati dalam batas-batas hukum, bebas untuk melaksanakan acara keagamaan mereka, dan diizinkan untuk bertindak sesuai dengan agama mereka dalam situasi pribadi.

  • Berjanji untuk Meningkatkan Perekonomian AS, Trump Justru Menyebabkan Kebangkrutan?

    Berjanji untuk Meningkatkan Perekonomian AS, Trump Justru Menyebabkan Kebangkrutan?

    Des 29, 2025 00:02

    Pars Today - Gelombang kebangkrutan perusahaan-perusahaan Amerika pada tahun 2025 menunjukkan bahwa tekanan inflasi, tarif yang tinggi, dan kebijakan perdagangan yang tidak stabil telah membawa banyak perusahaan ke ambang kehancuran.

  • Dari Natal di Tehran hingga Pemilu Myanmar

    Dari Natal di Tehran hingga Pemilu Myanmar

    Des 28, 2025 15:23

    10 peristiwa penting dalam media dunia, diceritakan dalam bentuk gambar.

  • Persaingan Sengit untuk Jabatan Perdana Menteri dan Kebuntuan di Kursi Presiden Irak

    Persaingan Sengit untuk Jabatan Perdana Menteri dan Kebuntuan di Kursi Presiden Irak

    Des 23, 2025 23:58

    Pars Today - Menjelang pembentukan pemerintahan Irak yang baru, persaingan ketat antar gerakan politik untuk posisi kunci sekali lagi menyoroti prospek terulangnya kebuntuan politik tahun-tahun sebelumnya. Situasi yang paling jelas terlihat dalam dualitas jabatan perdana menteri dan perselisihan Kurdi atas kursi kepresidenan.

  • Warga Jerman: Koalisi Pemerintahan Akan Runtuh

    Warga Jerman: Koalisi Pemerintahan Akan Runtuh

    Des 22, 2025 23:18

    Pars Today - Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas warga Jerman tidak puas dengan koalisi pemerintahan dan memperkirakan koalisi ini akan runtuh sebelum akhir masa jabatan lembaga legislatif.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Rahbar: Syahadah Putra Pemberani Tangestan Bukti Kehormatan Agung

    Rahbar: Syahadah Putra Pemberani Tangestan Bukti Kehormatan Agung

    8 hours ago
  • Komandan Artesh: Jalan Suci Berlanjut Lebih Kuat

  • Pezeshkian: Syahid Tangsiri Keturunan Pemberani Tangestan

  • Sardar Ghaani: Biasakan Diri dengan Tatanan Baru di Kawasan

  • Ghalibaf: Dunia Akan Melihat Apa yang Dilakukan Syahid Tangsiri di Selat Hormuz

Pilihan Editor
  • Sistem Peluncur Rudal Fath-360, Alat Serangan Efektif terhadap Musuh

    Sistem Peluncur Rudal Fath-360, Alat Serangan Efektif terhadap Musuh

    9 hours ago
  • Gelombang ke-87 Operasi Janji Sejati-4: Menyerang Lokasi Persembunyian Pilot Musuh

    Gelombang ke-87 Operasi Janji Sejati-4: Menyerang Lokasi Persembunyian Pilot Musuh

    10 hours ago
  • Presenter Pakistan: Warga AS Sudah Muak dengan Trump

    Presenter Pakistan: Warga AS Sudah Muak dengan Trump

    11 hours ago
Terpopuler
  • Gelombang ke-86 Janji Sejati-4: Serangan atas Musuh Mengenang Syahid Kristen

  • Laksamana Irani: Berada dalam Jangkauan, Kami Balas USS Lincoln

  • WSJ Mengakui Iran Hancurkan Pesawat AWACS AS

  • NYT: Serangan Iran Semakin Menyakitkan

  • Atwan: Partisipasi Yaman Jadi Skenario Mengerikan Buat AS-Israel

  • Media AS: Penggantian AWACS Butuh Biaya Lebih dari $700 Juta

  • Meraj-532: Drone Kamikaze Kuat dan Akurat untuk Menyerang Musuh

  • Gelombang ke-87 Operasi Janji Sejati-4: Menyerang Lokasi Persembunyian Pilot Musuh

  • Rahbar Mengapresiasi Marjaiyat dan Masyarakat Irak

  • Iran terus Berusaha Timbulkan Kerugian Sebesar Mungkin kepada Poros AS-Zionis

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss