Salehi: Jihad Ilmiah Para Akademisi Iran Terus Berlanjut Sejalan dengan Perlawanan Nasional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i197660-salehi_jihad_ilmiah_para_akademisi_iran_terus_berlanjut_sejalan_dengan_perlawanan_nasional
Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran, seraya menyinggung agresi militer baru-baru ini terhadap Iran, mengatakan: Jihad ilmiah para akademisi Iran terus berlanjut di samping jihad militer dan sejalan dengan perlawanan nasional.
(last modified 2026-09-29T05:57:36+00:00 )
Sep 29, 2026 12:54 Asia/Jakarta
  • Salehi: Jihad Ilmiah Para Akademisi Iran Terus Berlanjut Sejalan dengan Perlawanan Nasional

Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran, seraya menyinggung agresi militer baru-baru ini terhadap Iran, mengatakan: Jihad ilmiah para akademisi Iran terus berlanjut di samping jihad militer dan sejalan dengan perlawanan nasional.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran Seyyed Abbas Salehi dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan Universitas Negeri Ilmu Humaniora Rusia menegaskan: Musuh-musuh agresor dalam serangan mereka bahkan tidak ragu untuk menyerang pusat-pusat ilmiah dan universitas di Iran. Namun, anggapan mereka bahwa serangan-serangan tersebut akan menghentikan aktivitas ilmiah di Iran terbantahkan oleh jihad ilmiah para akademisi.

Ia melanjutkan, seraya menyinggung kemampuan ilmiah dan teknologi yang dimiliki Iran dan Rusia: Dengan mempertimbangkan kapasitas tersebut, kita dapat berharap adanya penguatan kerja sama ilmiah antara universitas, lembaga penelitian, dan perusahaan berbasis pengetahuan kedua negara.

Pavel Shkarenkov, pelaksana tugas Rektor Universitas Negeri Ilmu Humaniora Rusia, pada awal pertemuan tersebut juga menyinggung sejumlah kerja sama antara perguruan tinggi tersebut dan universitas-universitas Iran serta menekankan perlunya memperkuat interaksi tersebut.

Elena Yampolskaya, penasihat Presiden Federasi Rusia, dalam pertemuan itu mengatakan: Para pemimpin kedua negara memberikan perhatian khusus pada perluasan interaksi di bidang ilmu humaniora, dan dalam beberapa tahun terakhir, rasa keterikatan spiritual dan kekerabatan antara masyarakat kedua negara telah semakin kuat.

Ia menambahkan: Perilaku gila Barat terhadap negara-negara merdeka serta komitmen Iran dan Rusia terhadap nilai-nilai moral dan keluarga telah semakin mendekatkan kedua pemerintahan dan kedua bangsa.

Penasihat Presiden Rusia tersebut, seraya mengatakan bahwa tidak satu pun dari kedua negara kami menginginkan perang, menambahkan: Tanpa diragukan lagi, rakyat Iran dan rakyat Rusia akan berhasil melewati ujian yang kini dihadapi negara mereka dengan kepala tegak dan akan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional mereka.