Laksamana Irani: Kewibawaan Maritim Iran adalah Penopang Keamanan Jalur Pelayaran
-
Laksamana Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran
Pars Today - Panglima Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran dalam pesannya pada peringatan Hari Pelayaran Dunia, menyebut kewibawaan maritim Republik Islam Iran sebagai faktor untuk melindungi kepentingan nasional, menjamin keamanan regional, dan menjaga keamanan jalur komunikasi serta pelayaran.
Melansir Pars Today yang mengutip IRIB, Rabu, 30 September 2026, Laksamana Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran, dalam pesannya pada peringatan Hari Pelayaran Dunia dengan merujuk pada pentingnya laut dalam perdagangan dan pertukaran global, menilai para pelaut sebagai aktor utama dalam kelangsungan siklus vital ini.
Laksamana Irani menegaskan, "Laut adalah salah satu landasan terpenting penghubung bangsa-bangsa dan arus perdagangan serta pertukaran global dan para pelaut, tanpa batas-batas geografis menjadi penghalang bagi pergerakan mereka, berperan dalam kelangsungan ikatan ini. Karena itu Hari Pelayaran Dunia adalah kesempatan untuk menghargai manusia-manusia yang dengan pengetahuan, keterampilan, kesabaran, dan tanggung jawab, menggerakkan siklus vital pelayaran dan perdagangan global."
Shahram Irani menegaskan, "Bagi Iran Islam yang agung juga, laut memiliki makna yang melampaui jalur komunikasi. Negara dengan pantai luas di utara dan selatan serta menikmati posisi istimewa di kedekatan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, tidak dapat bersikap acuh terhadap nasib dan keamanan laut. Selat Hormuz adalah bagian dari geografi strategis Iran tercinta dan salah satu gerbang energi dan perdagangan terpenting dunia dan kewibawaan Republik Islam Iran di wilayah ini dengan kebijaksanaan Pemimpin Syahid umat, Ayatullah Imam Sayid Ali Khamenei dan kehendak Komando Tertinggi, merupakan penopang untuk melindungi kepentingan nasional dan menjamin keamanan regional."
Ia menambahkan, "Kekuatan maritim Iran Islam yang agung, bukanlah kekuatan untuk mengancam bangsa-bangsa atau menciptakan ketidakamanan, melainkan kewibawaan yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas dan keamanan pelayaran serta mencegah petualangan di kawasan; sebagaimana hal penting ini telah terwujud dalam Perang Ramadan dan serangan biadab rezim zalim dan pembunuh anak-anak Amerika-Zionis. Republik Islam Iran dengan menikmati kemampuan pertahanan dan kehadiran yang perkasa di perairan sekitarnya, telah menunjukkan bahwa antara kekuatan dan tanggung jawab serta antara deterensi dan perdamaian, ia telah membangun ikatan yang berkelanjutan."
Laksamana Irani menegaskan, "Dalam sistem ini, Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran yang vital dan menentukan dengan bersandar pada pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan domestik, di samping angkatan bersenjata lainnya, memikul tugas penting dalam menjaga kepentingan maritim negara dan menjamin keamanan jalur komunikasi serta pelayaran."
"Laksamana Shahram Irani, Panglima Angkatan Laut Artesh Republik Islam Iran, dalam pesan peringatan Hari Pelayaran Dunia menyebut kewibawaan maritim Iran sebagai faktor melindungi kepentingan nasional, menjamin keamanan regional, dan menjaga keamanan jalur komunikasi serta pelayaran. Ia menilai laut sebagai landasan terpenting penghubung bangsa-bangsa dan arus perdagangan global, pelaut adalah aktor utama siklus vital ini."(Sail)