Brigjen Qaani: Syahid Ayatullah Khamenei Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa-Bangsa Muslim
https://parstoday.ir/id/news/iran-i197816-brigjen_qaani_syahid_ayatullah_khamenei_tekankan_pentingnya_persatuan_bangsa_bangsa_muslim
Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan: Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Revolusi yang syahid, menekankan pentingnya persatuan bangsa-bangsa Muslim untuk menghadapi musuh.
(last modified 2026-10-02T06:12:17+00:00 )
Okt 02, 2026 16:06 Asia/Jakarta
  • Brigjen Qaani: Syahid Ayatullah Khamenei Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa-Bangsa Muslim

Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan: Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Revolusi yang syahid, menekankan pentingnya persatuan bangsa-bangsa Muslim untuk menghadapi musuh.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB, Brigadir Jenderal Ismail Qaani pada Kamis malam dalam acara peringatan dua tahun kesyahidan para pemimpin Front Perlawanan Lebanon mengatakan: Pemimpin Revolusi yang gugur sebagai syahid dalam shalat Jumat kemenangan, satu pekan setelah kesyahidan Sayid Hasan Nasrullah, menekankan bahwa persatuan umat Islam akan mendatangkan kemuliaan bagi mereka dan, berkat hikmah Ilahi, membuka jalan bagi terwujudnya tujuan-tujuan mereka.

Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran menegaskan: Pemimpin Revolusi yang gugur sebagai syahid mengatakan bahwa setiap bangsa harus waspada terhadap agresi musuh terhadap bangsa-bangsa lain dan mendukung bangsa-bangsa yang tertindas, karena jika musuh berhasil di satu tempat, mereka akan beralih ke tempat berikutnya.

Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran menegaskan: Peringatan dua tahun kesyahidan para pemimpin Front Perlawanan Lebanon berlangsung pada saat Amerika Serikat, meskipun memiliki seluruh fasilitas dan peralatan, telah diusir dari Irak dan rakyat negara tersebut, berkat perlawanan rakyat Irak dan para pahlawan Front Perlawanan, telah merayakan kemenangan ini.

Ia menambahkan: Hari ini kita menyaksikan kesatuan berbagai dimensi dalam Front Perlawanan, dan masing-masing bagiannya, melalui kebijakan serta tindakan yang terukur, berhasil mengejutkan musuh.

Brigadir Jenderal Qaani mengatakan: Amerika Serikat mengira bahwa mereka dapat memaksa Iran menyerah dalam empat hari atau paling lama dua pekan, tetapi mereka menghadapi situasi yang sama sekali berbeda dari perhitungan mereka.

Ia menegaskan: Para putra Perlawanan berada di salah satu titik paling sensitif di kawasan, hadir di Irak dengan keteguhan, kebijakan yang tepat, dan perencanaan, serta terus melanjutkan jalan mereka.

Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran menambahkan: Republik Islam Iran, bahkan di tengah puncak perang, tidak melupakan para sahabatnya dan bangsa-bangsa tertindas yang menjadi korban penindasan Amerika Serikat dan rezim Zionis. Iran hingga hari ini tetap berdiri bersama mereka dan akan terus melakukannya setelah ini.