Pezeshkian: Blokade Iran Tidak Mungkin dengan 15 Negara Tetangga
-
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Pars Today - Presiden Iran menyatakan harapan bahwa perjalanan ke Turkmenistan menjadi kesempatan yang tepat untuk mengembangkan hubungan Iran dengan tetangga sebesar mungkin dan mengurangi dampak yang timbul dari blokade maritim dan mengatakan, “Musuh tidak dapat dengan mudah memblokade Iran, karena Iran berbatasan dengan 15 negara dan dari setiap jalur dapat melanjutkan pertukaran ekonomi, perdagangan, politik, dan keamanan.”
Melansir Pars Today dari IRNA, Kamis, 08 Oktober 2026, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran hari ini Kamis sebelum keberangkatan ke Turkmenistan untuk menghadiri dan berpidato di 2 pertemuan Dewan Kepala Negara-negara Persemakmuran, sebagai tamu istimewa, dan pertemuan lingkungan kepala negara pesisir Laut Kaspia menyatakan, “Laut Kaspia adalah modal bagi generasi mendatang, jika lingkungan rusak akan menimbulkan banyak masalah bagi negara-negara tepi Kaspia.”
Presiden Iran melanjutkan, “Polusi yang ada, penurunan aliran masuk dan kekeringan Kaspia, serta peningkatan penangkapan biota laut, merupakan masalah yang dihadapi kawasan dan direncanakan dalam perjalanan ini akan dilakukan pembicaraan dalam kaitan ini.”
Pezeshkian menegaskan, “Selain itu, perjalanan ke Turkmenistan adalah kesempatan baik untuk berdialog dengan negara-negara yang hadir di kedua pertemuan ini tentang hubungan multilateral dan menghadapi unilateralisme serta kerja sama di bidang energi dan masalah politik, ekonomi, sosial, dan keamanan lainnya.”
Ia menegaskan, “Menteri-menteri terkait dalam kerangka berbagai komisi telah pergi ke Turkmenistan dan pembicaraan sedang berlangsung. Ini kesempatan baik untuk memperdalam hubungan dengan tetangga dan mengurangi masalah yang timbul dari blokade maritim. Musuh tidak dapat dengan mudah memblokade Iran, karena Iran berbatasan dengan 15 negara dan dari setiap jalur dapat melanjutkan pertukaran ekonomi, perdagangan, politik, dan keamanan.
Presiden di akhir menyatakan harapan bahwa perjalanan ini mencapai tujuan yang diinginkan dan telah ditetapkan sebelumnya.
“Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelum keberangkatan ke Turkmenistan untuk menghadiri dan berpidato di 2 pertemuan: Dewan Kepala Negara-negara Persemakmuran (sebagai tamu istimewa) dan pertemuan lingkungan kepala negara pesisir Laut Kaspia. Ia menyatakan harapan perjalanan ini menjadi kesempatan mengembangkan hubungan dengan tetangga dan mengurangi dampak blokade maritim.”(Sail)